SBY: Kondisi Ekonomi Kurang Menggembirakan, Namun Masih Dapat Diatasi

Magelang, Maret.id — Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan keprihatinan atas kondisi pasar modal dan pasar uang yang dinilainya kurang menggembirakan. Pernyataan itu disampaikannya melalui unggahan di platform X pada Selasa, 12 Mei 2026, sembari menyebut sedang berada di Magelang dan melukis.
Kondisi pasar dan upaya pencegahan tekanan ekonomi lebih berat
SBY mengatakan dinamika pasar perlu dicermati secara serius. “Saya, sambil melukis di Magelang, mengikuti perkembangan dan dinamika pasar. Baik pasar modal maupun pasar uang. Memang, kurang menggembirakan,” tulisnya. Ia menilai tekanan ekonomi yang lebih berat masih bisa dicegah jika langkah-langkah yang tepat segera diambil oleh seluruh elemen strategis bangsa. “Tetapi, saya berpendapat, tekanan ekonomi yang lebih berat masih dapat dicegah. Tentu something must be done. Kita masih memiliki ‘political & economic resources’. Opsi & solusi masih tersedia,” tambahnya.
Seruan kolaborasi di bawah kepemimpinan pemerintahan saat ini
SBY menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, kalangan ekonom, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga stabilitas nasional. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, semua pihak “must be on board” dalam menghadapi isu-isu krusial, serta membangun saling percaya. Ia juga mengajak masyarakat memberi ruang dan dukungan kepada pemerintahan saat ini. “Mari kita berikan kesempatan dan dukungan kepada pemerintah. Insya Allah Indonesia Bisa,” pungkas SBY.





