Ekonomi

MSCI Tetap Tempatkan RI di Emerging Market Meski Sejumlah Catatan, Berpotensi Memengaruhi Aliran Modal Asing, Kinerja Pasar Saham, dan Arah…

Jakarta, Maret.id — MSCI mempertahankan Indonesia dalam kelompok pasar berkembang bersama China, India, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Thailand.

MSCI menilai langkah reformasi yang dilakukan otoritas pasar modal menunjukkan perkembangan positif.

Reformasi yang diapresiasi meliputi peningkatan keterbukaan informasi pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, klasifikasi investor yang lebih rinci, penerapan kerangka High Shareholding Concentration (HSC), serta kenaikan ketentuan free float minimum menjadi 15 persen.

Meskipun status Emerging Market dipertahankan, MSCI menegaskan reformasi tersebut harus dijalankan secara konsisten untuk meningkatkan aksesibilitas pasar modal nasional bagi investor global.

MSCI menyatakan akan terus memantau implementasi kebijakan, terutama terkait transparansi kepemilikan saham, penentuan free float, dan aspek kelayakan investasi bagi investor institusional internasional.

Evaluasi lanjutan akan dilakukan dalam peninjauan indeks MSCI pada November mendatang untuk menilai sejauh mana reformasi yang telah dijalankan mampu menjawab berbagai perhatian pelaku pasar global.

Keputusan MSCI ini berpotensi memengaruhi aliran modal asing, kinerja pasar saham domestik, dan arah sentimen investor di pasar keuangan Indonesia.

Secara regional, penempatan Indonesia dalam kelompok pasar berkembang menegaskan posisi persaingan dengan negara-negara Asia lain dan menjadi sinyal bagi manajer investasi global dalam melakukan penilaian risiko dan peluang.

“Evaluasi lanjutan akan dilakukan dalam peninjauan indeks MSCI pada November mendatang untuk menilai sejauh mana reformasi yang telah dijalankan mampu menjawab berbagai perhatian pelaku pasar global,” kata MSCI, penyedia indeks global.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button