Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T: Dorong Inklusi Keuangan, Perluasan Penyaluran Kredit Mikro…

Jakarta, Maret.id — Elce, mantri di BRI Unit Bolu, Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, rutin menyambangi desa-desa terpencil untuk menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat.
Salah satu wilayah binaan Elce adalah Desa Karre Pananian, Kecamatan Nanggala, yang berjarak sekitar 35 kilometer dari kantor unit tempatnya bekerja.
“Untuk menjangkau desa, kami harus melewati pegunungan dan hutan yang sepi. Karena itu, kunjungan selalu dilakukan bersama menggunakan dua motor demi keamanan. Pernah juga salah satu motor mogok di perjalanan, sehingga kami harus pulang bertiga dengan satu motor untuk kembali ke kantor,” ujar Elce, Mantri BRI Unit Bolu, Rantepao.
Di tengah keterbatasan akses, peran Elce menjadi penting dalam memperluas inklusi keuangan bagi masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak.
“Nasabah di desa kebanyakan itu petani dan peternak, seperti peternak babi, kerbau. Layanan keuangan yang saya berikan biasanya pinjaman dan tabungan. Kalau pinjaman biasanya digunakan untuk menambah modal, misalnya beli indukan, penggemukkan, pokoknya untuk mengembangkan usahanya,” ujar Elce, Mantri BRI Unit Bolu, Rantepao.
Pinjaman mikro tersebut kerap dipakai untuk modal usaha produktif seperti pembelian induk hewan dan penggemukan, sehingga mendukung peningkatan pendapatan rumah tangga di kawasan tersebut.
“Saya juga edukasikan pelan-pelan pentingnya menabung di bank. Saya buat juga satu BRILink Agen di desa, tujuannya untuk mempermudah masyarakat menyimpan atau mengambil uang,” ujar Elce, Mantri BRI Unit Bolu, Rantepao.
Kehadiran agen BRILink mengurangi kebutuhan warga untuk menempuh perjalanan jauh ke kantor bank dan mempercepat akses layanan perbankan dasar.
Kisah kerja lapangan Elce mencerminkan peran perempuan dalam memperluas inklusi keuangan dan mendorong penyaluran kredit mikro di wilayah terpencil.
Model layanan yang dijalankan juga berdampak pada ketahanan ekonomi lokal dan memperkuat akses formal terhadap pembiayaan produktif bagi masyarakat pedesaan.
Upaya lapangan seperti yang dilakukan Elce sejalan dengan kebutuhan peningkatan inklusi keuangan nasional untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan perbankan formal.





