Akhir Pekan: Tiga Indeks Utama Wall Street Tutup Merah

Jakarta, Maret.id — Pada penutupan perdagangan Jumat, 26 Juni 2026, waktu setempat, indeks S&P 500 turun 0,05 persen ke level 7.354,02, sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,24 persen menjadi 25.297,62 dan Dow Jones Industrial Average turun 44,51 poin atau 0,09 persen ke posisi 51.876,11.
Saham-saham teknologi menjadi salah satu sektor paling tertekan, dengan sektor teknologi informasi di S&P 500 turun 1 persen seiring investor melepas saham produsen chip dan beralih ke sektor kesehatan.
Sektor kesehatan tercatat sebagai yang berkinerja terbaik, dimana saham Eli Lilly melonjak 7 persen, Johnson & Johnson naik hampir 4 persen, dan AbbVie menguat lebih dari 4 persen.
Selain sektor kesehatan, barang konsumsi pokok, keuangan, dan utilitas juga mencatat kenaikan, dengan barang konsumsi pokok naik hampir 1 persen, sektor keuangan menguat 0,8 persen, dan utilitas naik 0,4 persen.
Dukungan pasar didorong oleh rilis data sentimen konsumen yang lebih baik dari perkiraan, sehingga prospek inflasi yang membaik turut meningkatkan optimisme investor.
Namun pelaku pasar tetap mencermati arah kebijakan moneter Federal Reserve setelah Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis, Neel Kashkari, memperkirakan masih akan ada satu kali kenaikan suku bunga tahun ini akibat tekanan inflasi yang dipicu konflik di Timur Tengah.





