Ekonomi

IHSG Sesi I Terpuruk 0,97% ke 5.838, Sektor Keuangan Terberat

Jakarta, Maret.id — IHSG sempat bergerak meyakinkan, namun pada penutupan perdagangan sesi I indeks terkoreksi 57,18 poin atau 0,97 persen ke level 5.838,949. Indeks saham-saham likuid LQ45 juga melemah 6,86 poin atau 1,18 persen ke posisi 576,859.

Aktivitas pasar pada paruh pertama perdagangan terbilang padat dengan frekuensi transaksi mencapai 683.717 kali. Volume perdagangan tercatat 7,51 miliar saham atau setara 75,1 juta lot dengan total nilai transaksi Rp4,026 triliun.

Pergerakan pasar didominasi tren pelemahan dengan 378 saham turun, 244 saham menguat, dan 183 saham stagnan. Tekanan terbesar datang dari sektor keuangan yang anjlok sebesar 1,58 persen pada sesi siang ini.

Sektor perbankan menjadi pemicu utama penurunan setelah saham-saham besar seperti BBCA, BBNI, BBRI, BMRI, BRIS, AGRO, dan BBTN kompak melemah. Di dalam jajaran LQ45, BBCA tercatat bersama ESSA, PGAS, AMRT, EXCL, BRPT, dan INCO sebagai daftar top losers.

Sebaliknya, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang bertahan di zona hijau dengan penguatan tipis 0,19 persen. Ketahanan sektor kesehatan didukung oleh penguatan saham SILO, MERK, PRDA, KLBF, dan SIDO.

Top gainers LQ45 diisi oleh UNVR, ICBP, ANTM, EMTK, CUAN, MBMA, dan ADMR. Di pasar reguler, posisi top losers ditempati PT Pelayaran Nasional Bina Buana Tbk (BBRM) yang anjlok 14,84 persen ke level 109, diikuti PT First Media Tbk (KBLV) turun 10,64 persen ke posisi 84.

Saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) turun 10,39 persen ke level 1.510, sementara UNTD melemah 7,69 persen ke level 72 dan BAPA terpangkas 7,56 persen ke level 220. Di pasar valuta asing, Rupiah menunjukkan penguatan terhadap Dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 12.00 WIB, nilai tukar Rupiah terpantau menguat 63 poin atau sekitar 0,35 persen ke posisi Rp17.859 per Dolar AS.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button