Ekonomi

Pertamina dan Pupuk Indonesia Tekan Harga Energi

Jakarta, Maret.id — PT Pertamina (Persero) dan PT Pupuk Indonesia (Persero) menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kedaulatan energi dan pangan nasional melalui sinergi strategis.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menegaskan sinergi ini merupakan komitmen nyata kedua BUMN dalam mengejawantahkan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam membangun kemandirian bangsa.

“Tidak ada bangsa yang benar-benar berdaulat tanpa energi. Dan tidak ada bangsa yang benar-benar kuat tanpa pangan. Karena itu, sinergi Pertamina dan Pupuk Indonesia merupakan dua fondasi utama kedaulatan Indonesia, yakni energi dan pangan…” ujar Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

Pernyataan tersebut disampaikan Simon dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 2 Juli 2026.

Simon memaparkan bahwa Pertamina tengah menjalankan transformasi lewat dual growth strategy dengan memperkuat bisnis inti untuk menjaga pasokan energi nasional sekaligus membangun bisnis rendah karbon menuju net zero emission.

Pupuk Indonesia disebut memegang peran vital dalam menjaga produktivitas pertanian serta memperkuat struktur industri petrokimia tanah air.

“Ketika dua kekuatan ini dipadukan, saya percaya kita tidak hanya menciptakan efisiensi. Kita membangun sebuah ekosistem strategis yang memperkuat fondasi industri dan ekonomi bangsa Indonesia…” ujar Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan sektor energi yang kokoh untuk menggerakkan industri serta industri yang kuat demi menopang pangan dan pertumbuhan ekonomi.

“Pertamina dan Pupuk Indonesia mengemban mandat yang saling melengkapi. Yang kita bangun bukan sekadar hubungan antarperusahaan, melainkan kemitraan yang memperkuat ekosistem industri nasional dan meningkatkan daya saing…” ujar Rahmad Pribadi, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero).

Rahmad optimistis bahwa perpaduan kompetensi Pertamina di sektor energi dengan pengalaman panjang Pupuk Indonesia di bidang petrokimia akan menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi negara.

“Sinergi antara Pertamina dan Pupuk Indonesia merupakan langkah penting untuk mengintegrasikan kekuatan kedua perusahaan dalam menjawab tantangan sekaligus menangkap peluang pertumbuhan di masa depan…” ujar Rahmad Pribadi, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero).

Lewat nota kesepahaman ini, kedua BUMN akan mengeksplorasi pemanfaatan aset strategis, mendorong hilirisasi, serta meningkatkan nilai tambah sumber daya alam domestik agar mampu bersaing di kancah global.

Langkah ini dinilai akan memperkuat ketahanan energi dan pangan nasional, mendukung peningkatan daya saing industri petrokimia, serta selaras dengan upaya transisi energi menuju praktik rendah karbon dan kemandirian ekonomi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button