Ekonomi

IHSG Menguat ke 5.885 Sesi I, Energi & Bahan Baku Penopang

Jakarta, Maret.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada level 5.873 pagi ini dan sepanjang sesi I bergerak variatif dalam rentang 5.839 hingga 5.904.

Pergerakan pasar siang ini didukung oleh 319 saham yang menguat, 268 saham melemah, dan sisanya stagnan.

Tiga saham dengan nilai transaksi terbesar dan paling aktif adalah Bank Central Asia (BBCA), Bakrie & Brothers (BACH), dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI).

Dari sisi sektoral, penguatan dipimpin oleh sektor bahan baku (IDXBASIC) yang melesat 1,56 persen.

Sektor energi (IDXENERGY) naik 1,43 persen dan sektor transportasi (IDXTRANS) menguat 1,40 persen.

Sektor industri (IDXINDUST) juga menguat 1,17 persen, sementara sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) naik 0,41 persen dan barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) naik 0,59 persen.

Tekanan pada IHSG datang dari sektor kesehatan (IDXHEALTH) yang terkoreksi paling dalam sebesar -1,27 persen.

Sektor keuangan (IDXFINANCE) dan properti (IDXPROPERT) masing-masing menyusut -0,28 persen dan -0,18 persen, disusul sektor infrastruktur (IDXINFRA) turun -0,15 persen serta sektor teknologi (IDXTECHNO) melemah tipis -0,08 persen.

Indeks acuan lain menunjukkan hasil yang bervariasi pada sesi pertama.

Indeks Jakarta Islamic Index (JII) memimpin penguatan signifikan sebesar 0,95 persen ke level 345,675.

Indeks LQ45 naik tipis 0,10 persen ke posisi 583,494.

Sebaliknya, indeks IDX30 dan MNC36 sama-sama mencatat penurunan -0,10 persen ke level masing-masing 330,118 dan 255,734.

Pergerakan ini menunjukkan reli sektor energi dan bahan baku menjadi penopang utama pasar, sementara koreksi di sektor kesehatan menjadi salah satu faktor pembatas.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button