Pertamina Pride Lintasi Selat Hormuz, Menjaga Pasokan Minyak

Jakarta, Maret.id — Kapal VLCC Pertamina Pride bertolak dari Teluk Arab pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 13.00 waktu Dubai atau 16.00 WIB.
Kapal tersebut berhasil melintasi Selat Hormuz pada Rabu, 8 Juli 2026 pukul 00.15 WIB.
Sebelumnya, kapal tanker Gamsunoro juga telah melewati Selat Hormuz dengan aman pada 24 Juni 2026.
“Pertamina berterima kasih atas dukungan penuh Kementerian Luar Negeri dan KBRI Teheran,” ujar Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).
Berkat koordinasi tersebut, Gamsunoro dan Pertamina Pride dapat keluar dari kawasan Teluk Arab dengan aman, yang menunjukkan sinergi pemangku kepentingan dalam mengelola risiko dan menjaga pasokan minyak mentah untuk kilang nasional.
Selama pelayaran, kapal dipantau 24 jam penuh dan awak terus berkoordinasi dengan tim di darat yang bersiaga di crisis center PT Pertamina International Shipping untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan berjalan optimal.
“Keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama. Alhamdulillah seluruh kru Pertamina Pride berada dalam kondisi aman dan kapal dapat melanjutkan pelayaran sesuai rencana menuju Indonesia,” ujar Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).
VLCC Pertamina Pride mengangkut sekitar 2 juta barel minyak mentah yang diperuntukkan bagi Kilang Cilacap dan diperkirakan tiba di Indonesia pada 23 Juli 2026.
“Pasokan minyak mentah yang diangkut Pertamina Pride sangat penting bagi ketahanan energi nasional. Dengan dukungan armada dan sistem pemantauan yang terintegrasi, Pertamina berkomitmen memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).





