IHSG Sesi I Menguat di Zona Hijau, Sektor Properti Melejit

Jakarta, Maret.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tipis 0,10 persen atau menguat 6,03 poin ke level 5.918,47.
Sejak bel pembukaan, IHSG yang dibuka di level 5.912 bergerak fluktuatif namun cenderung menguat sepanjang sesi.
Indeks sempat menyentuh batas atas pada level 5.949 dan batas bawah di level 5.905.
Perdagangan paruh pertama berlangsung masif dengan volume sebesar 115,3 juta lot saham dan nilai transaksi mencapai Rp47,06 triliun.
Secara keseluruhan, tercatat 405 saham menguat, 208 saham melemah, dan sisanya stagnan.
Saham-saham perbankan besar seperti BBCA dan BBRI serta saham JECX tercatat sebagai tiga saham dengan nilai transaksi terbesar.
Mayoritas indeks sektoral bergerak kompak mendorong IHSG ke zona hijau, dengan sektor properti (IDXPROPERT) menjadi yang tertinggi.
Sektor properti mencatat kenaikan 1,22 persen, disusul sektor transportasi (IDXTRANS) naik 1,12 persen dan sektor bahan baku (IDXBASIC) menguat 1,09 persen.
Penguatan sektor properti didorong oleh saham-saham seperti ASRI, CTRA, PWON, dan BSDE.
Sektor energi menguat 0,81 persen, sektor siklikal naik 0,84 persen, sektor teknologi menguat 0,38 persen, dan sektor infrastruktur melonjak 0,23 persen.
Sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi yang paling terpukul dengan koreksi 0,46 persen, salah satunya ditekan oleh saham PRDA.
Tingginya nilai transaksi mencerminkan likuiditas pasar dan minat investor pada sesi perdagangan tersebut.
Pergerakan ini tetap dipengaruhi oleh sentimen domestik dan kondisi pasar global yang berfluktuasi, sehingga pelaku pasar diperkirakan akan terus memantau rilis data ekonomi dan kinerja emiten dalam beberapa waktu mendatang.





