Ekonomi

UMKM Aceh Perkuat Pemasaran Digital lewat Telkom AI Center

Jakarta, Maret.id — Telkom AI Center menggelar workshop bertajuk “Strategi Digital Marketing dan Jualan di TikTok untuk UMKM” yang menghadirkan Muhammad Arkan, Founder Digivibes Preneur dan praktisi digital marketing serta e‑commerce, sebagai narasumber.

Kegiatan diikuti oleh pelaku UMKM dan entrepreneur yang mendapatkan landasan praktis memanfaatkan TikTok sebagai kanal pemasaran dan penjualan, mulai dari penentuan target pasar, strategi harga, optimasi produk di TikTok Shop, hingga pembuatan konten yang meningkatkan konversi penjualan.

Peserta diperkenalkan pada sejumlah studi kasus bisnis yang berhasil memanfaatkan TikTok Shop Indonesia untuk meningkatkan pendapatan, termasuk produk herbal dan makanan yang menjangkau pasar lebih luas melalui pendekatan konten yang tepat.

Keterangan acara diterima di Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2026.

Salah satu pesan utama dalam workshop menekankan pentingnya memahami target pasar sebelum memulai bisnis atau mengunggah produk di marketplace.

“Kesalahan terbesar banyak pelaku usaha adalah langsung berjualan tanpa mengetahui siapa pembelinya, padahal memahami target pasar akan menentukan jenis produk, cara berkomunikasi, hingga konten yang harus dibuat,” ujar Muhammad Arkan, Founder Digivibes Preneur dan praktisi digital marketing dan e‑commerce.

Peserta juga dikenalkan pada karakteristik TikTok sebagai platform yang mendorong pembelian spontan melalui video viral dan fitur live streaming, berbeda dengan marketplace konvensional yang bergantung pada niat beli konsumen.

Workshop menyoroti pentingnya membangun bisnis yang sehat berorientasi pada keuntungan (profit), bukan semata mengejar besarnya omzet.

Pemateri menjelaskan strategi penentuan harga yang disarankan bagi pelaku UMKM di TikTok Shop, termasuk formula sederhana dengan mengalikan harga pokok produksi (HPP) sebanyak empat kali untuk mengantisipasi biaya operasional, promosi, dan kenaikan biaya administrasi platform.

“Kita tidak boleh terjebak pada angka penjualan yang besar tetapi margin keuntungannya kecil, yang paling penting adalah bisnis tetap sehat dan menghasilkan profit yang berkelanjutan,” ujar Muhammad Arkan, Founder Digivibes Preneur dan praktisi digital marketing dan e‑commerce.

Selain strategi harga, peserta menerima pelatihan optimasi SEO di TikTok Shop dan marketplace digital lainnya, serta formula penyusunan judul produk yang menggabungkan keunggulan toko, nama produk, sinonim, fitur, detail, dan manfaat produk.

Strategi ini dirancang agar produk lebih mudah ditemukan calon pembeli melalui fitur pencarian di TikTok maupun mesin pencari lain.

Peserta diajak melakukan riset kategori produk sebelum mengunggah barang ke marketplace, dengan penjelasan bahwa memilih kategori berkompetisi lebih rendah dapat memberi peluang visibilitas dan penjualan bagi UMKM.

Dalam sesi digital marketing, berbagai konsep konten efektif dipaparkan, antara lain video testimoni pelanggan, unboxing, video drama, perbandingan bahan, hingga eksperimen penggunaan produk.

“Konten yang baik bukan hanya yang viral, tetapi konten yang mampu membangun kepercayaan dan mendorong orang untuk membeli, pelaku UMKM perlu terus bereksperimen dan memahami apa yang dibutuhkan audiens-nya,” ujar Muhammad Arkan, Founder Digivibes Preneur dan praktisi digital marketing dan e‑commerce.

Sebagai tindak lanjut, peserta didorong mempraktikkan pembuatan konten dan membagikannya ke grup komunitas untuk mendapatkan masukan serta pendampingan dari para mentor.

Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center Aceh berharap semakin banyak pelaku UMKM di Aceh yang mampu memanfaatkan platform digital secara optimal untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.

“Kami ingin membantu UMKM di Aceh agar tidak hanya hadir di dunia digital, tetapi juga memahami strategi yang tepat untuk bertumbuh dan menghasilkan keuntungan, transformasi digital harus diikuti dengan peningkatan kapasitas dan pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Jurnalis JH, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Telkom AI Center Aceh berkomitmen terus menghadirkan program pendampingan dan pelatihan digital bagi UMKM, mencakup pemasaran digital, pemanfaatan AI, hingga pengembangan bisnis berbasis teknologi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button