Ekonomi

Bursa Asia Menguat, Pasar Waspadai Dampak Geopolitik Timteng

Jakarta, Maret.id — Pasar saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Sentimen pasar dipengaruhi oleh aksi saling serang terbaru antara Amerika Serikat dan Iran selama akhir pekan serta keputusan Teheran menutup Selat Hormuz, jalur penting pengiriman minyak dunia.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,28 persen.

Indeks Topix Jepang menguat 0,72 persen, mencerminkan optimisme investor meski risiko geopolitik meningkat.

Di Korea Selatan, indeks Kospi bertambah 0,58 persen.

Sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq mencatat kenaikan 1,84 persen.

Berbeda dengan bursa lainnya, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 bergerak datar saat pembukaan perdagangan.

Pergerakan flat ASX 200 menunjukkan kehati-hatian pelaku pasar yang masih menunggu perkembangan situasi di Timur Tengah.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran meningkatkan perhatian pelaku pasar karena peran strategisnya dalam pasokan minyak global.

Perkembangan terakhir ini menambah dimensi risiko yang dipantau investor internasional, terutama terkait dampak pada harga energi dan arus perdagangan dunia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button