Tiga Saham Sentuh ARA di Sesi I, PRDL Paling Diburu Investor

Jakarta, Maret.id — PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) sama-sama menyentuh batas atas kenaikan harian atau Auto Reject Atas (ARA), dengan lonjakan harga sekitar 24 persen.
PRDL mencatat kenaikan paling tinggi, naik 24,77 persen dari Rp218 menjadi Rp272.
Saham emiten teknologi kesehatan itu juga menjadi yang paling ramai diperdagangkan.
Hingga sesi I berakhir, volume transaksi PRDL mencapai 342,36 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp88,97 miliar.
Frekuensi perdagangan menembus 210.526 kali, mencerminkan tingginya minat beli investor.
VKTR menyusul dengan penguatan 24,04 persen ke level Rp645.
Emiten mobilitas dan kendaraan listrik ini membukukan volume transaksi 153,63 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp94,77 miliar, terbesar di antara ketiga saham yang mengunci ARA.
Dari sisi kapitalisasi pasar, VKTR juga paling unggul dengan nilai sekitar Rp28,22 triliun.
ATAP mengakhiri sesi I di zona ARA setelah naik 24 persen menjadi Rp555, namun aktivitas perdagangan relatif terbatas.
Volume transaksi tercatat sekitar 41 ribu saham dengan nilai transaksi Rp2,2 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 341 kali.
Jika dibandingkan, masing-masing saham menunjukkan karakter pergerakan yang berbeda.
PRDL paling ramai dari sisi volume dan frekuensi, VKTR unggul pada nilai transaksi dan kapitalisasi pasar, sedangkan ATAP mengunci ARA meski didukung likuiditas yang jauh lebih tipis.
Kenaikan ini mencerminkan sentimen kuat investor terhadap saham-saham sektor kesehatan, mobilitas, dan properti pada perdagangan sesi I.
Pergerakan serupa dapat mempengaruhi likuiditas pasar dan menarik perhatian investor institusional maupun ritel pada sisa perdagangan hari ini.





