Ekonomi

Kemenkeu: ORI030 Pilihan Investasi Pemula dan Dampak Pasar

Jakarta, Maret.id — Kementerian Keuangan menilai Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030 menjadi instrumen investasi yang sesuai bagi investor pemula di tengah kondisi pasar keuangan yang masih berfluktuasi.

Analis Keuangan Negara Ahli Madya Bidang Pembiayaan dan Risiko Keuangan Kemenkeu, Chandra A.S. Wibowo, mengatakan penerbitan Surat Berharga Negara ritel tidak hanya bertujuan membiayai kebutuhan negara tetapi juga memperluas basis investor domestik.

“Salah satu tujuan pemerintah dalam menerbitkan SBN ritel ini adalah dalam rangka pendalaman pasar keuangan juga. ORI030 ini sangat cocok buat orang yang baru masuk investasi,” kata Chandra A.S. Wibowo, Analis Keuangan Negara Ahli Madya Bidang Pembiayaan dan Risiko Keuangan Kemenkeu.

Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Jumat 17 Juli 2026.

Menurut Chandra, ORI030 lebih ramah bagi investor baru karena menawarkan imbal hasil tetap, dijamin oleh negara, serta tidak mengharuskan investor memantau pergerakan pasar setiap hari sebagaimana investasi saham.

“Kalau mau langsung ke saham, berarti harus punya pengetahuan, juga harus mantengin terus kondisi market-nya,” ujar Chandra A.S. Wibowo, Analis Keuangan Negara Ahli Madya Bidang Pembiayaan dan Risiko Keuangan Kemenkeu.

Investor yang baru memasuki pasar saham berpotensi menghadapi risiko kerugian lebih besar apabila belum memiliki pemahaman memadai dan waktu untuk mengikuti dinamika pasar.

Chandra juga mengingatkan bahwa hingga saat ini pasar saham masih dibayangi aksi jual bersih investor, sehingga ORI030 dinilai menjadi alternatif yang lebih sesuai bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi dengan tingkat risiko relatif lebih terukur.

“Artinya untuk investor pemula, ORI030 ini sangat cocok,” ujar Chandra A.S. Wibowo, Analis Keuangan Negara Ahli Madya Bidang Pembiayaan dan Risiko Keuangan Kemenkeu.

ORI030 diharapkan dapat memperluas pendalaman pasar keuangan domestik sekaligus memberikan pilihan investasi yang lebih stabil bagi masyarakat yang baru mulai berinvestasi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button