Ekonomi

Pertamina Dukung PSEL Kertamantul Gaspol Dorong Pasok Listrik

Jakarta, Maret.id — PT Pertamina (Persero) mendukung percepatan penyelesaian persoalan sampah nasional melalui pengembangan Proyek Pembangkit Sampah Energi Listrik (PSEL) di kawasan Kertamantul, Yogyakarta sebagai anchor off taker pemanfaatan sampah menjadi energi.

Proyek PSEL akan mencakup wilayah Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul.

Kawasan tersebut menghasilkan timbulan sampah lebih dari 1.000 ton per hari yang direncanakan diolah menggunakan teknologi insinerator menjadi energi listrik.

Penanganan sampah juga disebut sebagai prioritas Presiden Prabowo Subianto yang ingin Indonesia maju tanpa persoalan sampah.

“Saat ini Indonesia sudah masuk kategori darurat sampah, khususnya di wilayah perkotaan yang masih menerapkan sistem open dumping. Insyaallah pada 2029 kita menargetkan mampu menyelesaikan sekitar 80 persen persoalan sampah nasional,” ujar Zulkifli Hasan, Koordinator Nasional sekaligus Ketua Program Waste to Energy (WtE).

Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis pada Jumat, 17 Juli 2026.

Menurut Zulkifli, pengolahan sampah menjadi energi listrik merupakan teknologi yang telah diterapkan di berbagai negara selama lebih dari dua dekade.

Untuk mempercepat implementasi, pemerintah membentuk Satuan Tugas Waste to Energy yang bertugas menyederhanakan regulasi agar pembangunan proyek dapat dipercepat.

“Fokus kami adalah memastikan hambatan regulasi dapat diselesaikan sehingga proyek waste to energy dapat segera direalisasikan di berbagai daerah,” ujar Zulkifli Hasan, Koordinator Nasional sekaligus Ketua Program Waste to Energy (WtE).

Pertamina terpilih terlibat dalam program PSEL setelah melalui proses seleksi bersama sejumlah perusahaan swasta nasional maupun internasional.

“Dalam program PSEL ini Pertamina berperan sebagai anchor off taker sampah,” ujar Agung Wicaksono, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero).

“Program ini juga menjadi bagian dari Dual Growth Strategy Pertamina,” ujar Agung Wicaksono, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero).

“Pada saat yang sama, proyek ini menjadi bentuk sinergi BUMN bersama PLN dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Agung Wicaksono, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button