Arus Peti Kemas IPC TPK Tembus 1,8 Juta TEUs Semester I

Jakarta, Maret.id — Anak usaha Pelindo, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat total arus peti kemas (throughput) sebesar 1.817.738 TEUs sepanjang semester I-2026, naik 7 persen secara tahunan.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat 17 Juli 2026, perusahaan menyebut pertumbuhan ini didorong oleh tingginya aktivitas perdagangan domestik dan internasional di sejumlah wilayah operasional.
“Pencapaian pertumbuhan ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam menerapkan strategi operasional yang berfokus pada aspek keselamatan, kecepatan pelayanan, dan efisiensi di setiap terminal,” ujar Daniel Setiawan, Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK.
Berdasarkan wilayah operasional, Terminal Panjang di Lampung menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan volume bongkar muat sebesar 17,4 persen pada semester I-2026.
Terminal Tanjung Priok di Jakarta mencatat pertumbuhan throughput sebesar 7,9 persen, sedangkan Terminal Pontianak di Kalimantan Barat meningkat 3,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara bulanan, arus peti kemas IPC TPK mencapai 325.017 TEUs pada Juni 2026 atau naik 11,5 persen dibandingkan Juni 2025 yang tercatat sebesar 291.465 TEUs.
Pada periode bulanan, Terminal Panjang kembali mencatat lonjakan tertinggi hingga 73,7 persen, diikuti Terminal Tanjung Priok dengan kenaikan 10,8 persen dan Terminal Palembang yang tumbuh 9,9 persen.
“Momentum pertumbuhan di pertengahan tahun 2026 ini sekaligus menjadi kado indah dalam menyambut hari jadi IPC TPK yang ke-13. Kami berharap pencapaian positif ini dapat memacu semangat seluruh insan korporasi untuk terus menaikkan standar operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Daniel Setiawan, Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK.
Kenaikan throughput ini dipandang sebagai sinyal penguatan aliran logistik nasional yang dapat mendukung kelancaran perdagangan dan efisiensi rantai pasok di berbagai daerah operasional IPC TPK.





