Menkop Bangga Kopdes Jatim Cetak Rekor Transaksi Nasional

Jakarta, Maret.id — Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengapresiasi penyelenggaraan puncak Hari Koperasi Provinsi Jawa Timur 2026 yang berlangsung meriah di Kabupaten Pamekasan pada Selasa, 21 Juli 2026.
Acara dihadiri oleh ribuan undangan yang terdiri dari penggerak koperasi, pelaku usaha, dan masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Kami atas nama Pemerintah, atas nama keluarga besar Kementerian Koperasi dan Gerakan Koperasi, merasa haru dan mendapatkan kehormatan karena Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa), beserta seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Jawa Timur mendukung sepenuhnya kegiatan peringatan Hari Koperasi ke-79,” ujar Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.
Ferry secara khusus memberi apresiasi atas capaian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur yang mencatatkan kinerja dan nilai transaksi tertinggi secara nasional.
“Pemerintah dan keluarga besar Kementerian Koperasi merasa bangga, Jawa Timur membuktikan bahwa KDKMP mampu menjadi penggerak roda ekonomi yang nyata di tingkat tapak,” ujar Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.
Sebagai bentuk penghargaan atas kecepatan pembentukan akta KDKMP dan capaian kinerja tersebut, Kementerian Koperasi akan memberikan penghargaan khusus pada acara Koperasi Award yang dijadwalkan diselenggarakan pada akhir Juli 2026.
Selain penghargaan kepada Gubernur Khofifah, Kemenkop juga akan memberi apresiasi kepada sejumlah tokoh koperasi, antara lain Prof. Sri Edi Swasono dan Niti Soemantri.
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa peringatan Harkop Jawa Timur merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Pemprov Jatim, penyelenggara daerah Kabupaten Pamekasan, Bank Indonesia, BPJS, Bulog, Bank Jatim, Kadin, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Ia menegaskan bahwa perhatian besar terhadap koperasi tidak lepas dari kontribusi koperasi dan UMKM yang mencapai 60% terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, yang tumbuh 5,9% pada triwulan I tahun 2026.
“Luar biasa peran koperasi dan UMKM di Jawa Timur. Mari kita jaga bersama dan tingkatkan tata kelolanya agar koperasi makin modern dan profesional,” kata Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur.
Khofifah juga menyebut bahwa Jawa Timur mencatatkan rekor pembentukan badan hukum KDKMP tercepat di Indonesia dengan jumlah 8.494 KDKMP, serta menyoroti dominasi pencapaian transaksi KDKMP di Kabupaten Tuban.
Empat KDKMP di Tuban tercatat masuk jajaran 10 besar transaksi terbesar KDKMP di Jawa Timur, dan akumulasi nilai transaksi KDKMP Tuban bahkan melampaui total transaksi KDKMP di sejumlah provinsi seperti DIY, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.
Penyelenggaraan puncak Harkop dan penyerahan penghargaan dirancang untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus mendorong modernisasi tata kelola koperasi di tingkat tapak.





