BSI dan Danareksa Sinergikan Aset Properti Dorong Pertumbuhan

Jakarta, Maret.id — Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, bersama Direktur Utama Bank Syariah Indonesia dan Direktur Utama Danareksa meninjau langsung BSI Tower dan Menara Danareksa, demikian unggahan akun Instagram BP BUMN pada Kamis, 23 Juli 2026.
Optimalisasi aset properti menjadi salah satu fokus transformasi BUMN, dan BSI Tower disebut sebagai aset strategis berupa gedung perkantoran setinggi 22 lantai dengan luas area sewa mencapai 26.357 meter persegi.
Pertemuan yang berlangsung menitikberatkan pembahasan peluang kolaborasi dalam pemanfaatan gedung, optimalisasi aset properti, serta penguatan sinergi antarekosistem BUMN.
“Aset yang kita punya harus benar-benar bisa menghasilkan nilai. Kalau dikelola bersama dan saling mendukung, manfaatnya akan jauh lebih besar,” kata Dony Oskaria, Kepala BP BUMN dan COO Danantara.
Pernyataan tersebut dikutip dari unggahan resmi akun Instagram BP BUMN pada 23 Juli 2026.
Melalui kolaborasi ini, BP BUMN bersama Danantara mendorong pemanfaatan aset yang lebih produktif, efisien, dan terintegrasi untuk mendukung layanan korporat.
Sinergi diharapkan meningkatkan nilai ekonomi aset BUMN, memperkuat layanan berstandar internasional, serta turut mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengelolaan aset yang lebih optimal.
Berlokasi berdampingan dan terhubung langsung dengan Menara Danareksa serta kawasan kantor BP BUMN, kawasan ini dipandang memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat layanan keuangan dan bisnis berstandar internasional.
Para pihak terkait menyatakan komitmen untuk terus mengeksplorasi model kolaborasi yang menguntungkan pemangku kepentingan dan memperkuat ekosistem pelayanan bagi penyewa dan mitra bisnis.





