Penetrasi Asuransi Baru 2,8 persen, Perlindungan Anak Minim

Jakarta, Maret.id — Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum untuk menyoroti masih lebarnya kesenjangan perlindungan finansial keluarga di Indonesia.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan penetrasi asuransi nasional pada 2024 baru sekitar 2,8 persen.
Rendahnya tingkat kepemilikan asuransi menunjukkan banyak keluarga belum memiliki perlindungan finansial memadai untuk menghadapi risiko kehilangan pencari nafkah dan hal ini berpotensi meningkatkan kerentanan ekonomi keluarga.
Survei yang diinisiasi Prudential memperlihatkan lebih dari 40 persen masyarakat Indonesia menempatkan keluarga sebagai prioritas utama dalam hidup dan ingin memastikan orang-orang tercinta tetap tercukupi apabila mereka meninggal dunia.
Namun hasil survei tersebut juga menyebut lebih dari 80 juta keluarga di Indonesia masih hidup tanpa perlindungan finansial yang memadai.
“Anak selalu menjadi nomor satu di hati setiap orang tua. Di Hari Anak Nasional ini, kami ingin mengingatkan bahwa melindungi masa depan anak merupakan bentuk cinta yang perlu dipersiapkan sejak hari ini,” ujar Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah.
Vivin menekankan bahwa tantangan perlindungan keluarga membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan termasuk peningkatan literasi keuangan dan perluasan akses terhadap produk perlindungan.
Tingkat kepercayaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting bagi pertumbuhan industri asuransi, termasuk asuransi jiwa syariah.
Salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur loyalitas dan kepuasan nasabah adalah relationship Net Promoter Score (rNPS), yaitu ukuran yang menunjukkan seberapa besar kemungkinan nasabah merekomendasikan layanan yang mereka gunakan kepada orang lain.
Prudential Syariah mencatat rNPS tertinggi di industri asuransi jiwa syariah dan menempati peringkat pertama dalam preferensi merek pada 24 atribut yang diukur, capaian yang mencerminkan tingginya kepercayaan nasabah serta peran rekomendasi dari orang terdekat.
Momentum Hari Anak Nasional juga dimanfaatkan Prudential Syariah untuk menggelar kegiatan edukasi publik mengenai pentingnya perlindungan finansial keluarga melalui aktivitas di ruang publik dan acara keluarga di Jakarta.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi, peningkatan literasi keuangan dan akses terhadap perlindungan finansial dinilai bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Bagi banyak orang tua, mempersiapkan masa depan anak tidak hanya berarti menyediakan pendidikan dan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memastikan keluarga tetap memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko yang tidak terduga.





