Ekonomi

Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal II

Jakarta, Maret.id — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tetap berada di atas level 5 persen.

Airlangga mengatakan kinerja ekonomi pada periode April–Juni 2026 ditopang oleh investasi yang masih kuat serta berbagai insentif pemerintah.

“Di atas 5 persen masih. Kuartal ke II masih terkait dengan investasi, terkait dengan beberapa insentif yang didorong oleh pemerintah,” ujar Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Ia menambahkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV-2026 juga diperkirakan tetap terjaga dengan dukungan belanja pemerintah dan peningkatan investasi.

Meski demikian Airlangga mengakui masih terdapat sejumlah hambatan yang dikeluhkan investor terutama terkait proses perizinan yang dinilai perlu dipercepat.

“Dan investasi kemarin sebetulnya minat untuk investasi relatif tinggi tetapi mereka minta ada beberapa hal yang terkait dengan debottlenecking termasuk di antaranya terkait dengan perizinan,” ujar Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global pemerintah menyiapkan paket stimulus senilai Rp26,34 triliun pada semester II-2026.

Dana tersebut dialokasikan melalui delapan kebijakan yang terbagi dalam tiga pilar yaitu stimulus ekonomi dan insentif sebesar Rp2,4 triliun, program magang dan vokasi Rp6,26 triliun, serta bantuan pangan senilai Rp18,04 triliun.

Pernyataan tentang besaran stimulus itu disampaikan dalam konferensi pers Senin, 22 Juni 2026. “Total stimulus yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk di semester II ini nilainya sekitar Rp26,34 triliun,” kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Pernyataan mengenai optimisme kuartal II tersebut disampaikan di kantornya di Jakarta dan dikutip Jumat, 31 Juli 2026.

Pemerintah menekankan percepatan debottlenecking dan reformasi perizinan sebagai kunci untuk mempertahankan arus modal dan investasi yang mendukung prospek pertumbuhan ekonomi ke depan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button