BRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Pemulihan Ekonomi NTT

Jakarta, Maret.id — Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu 15 Agustus 2026 dan memicu gempa susulan.
Guncangan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan dan menimbulkan korban jiwa di beberapa daerah terdampak.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan tanggap bencana.
Bantuan yang didistribusikan mencakup ratusan paket makanan siap saji, makanan ringan, air mineral, minyak goreng, beras, dan obat-obatan.
Penyaluran dilakukan langsung oleh relawan BRI Peduli yang bekerja melalui unit kerja BRI terdekat terutama di Maumere, Kabupaten Sikka, dan di Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Relawan juga memprioritaskan warga yang terdampak lebih parah dalam upaya distribusi bantuan di lapangan.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyatakan peran aktif BRI sebagai bagian dari Danantara dalam bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak dan menyampaikan keterangannya secara tertulis Senin 17 Agustus 2026.
“BRI Peduli bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa bumi sebagai upaya meringankan beban masyarakat,” ujar Dhanny, Corporate Secretary BRI.
“Bantuan juga akan kami salurkan secara bertahap dan kami pastikan bahwa BRI senantiasa proaktif dan bergerak cepat dalam menyalurkan berbagai bantuan bagi warga terdampak bencana di seluruh Indonesia, serta membantu mempercepat pemulihan pascabencana,” ujar Dhanny, Corporate Secretary BRI.
BRI memastikan keselamatan nasabah dan pekerja menjadi prioritas utama dengan melakukan pengamanan aset di lokasi dan berkoordinasi untuk melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi bangunan dan fasilitas operasional.
“Nasabah tetap dapat mengakses berbagai layanan perbankan BRI melalui BRImo serta BRILink Agen yang tersedia, dan BRI juga terus memantau kondisi seluruh unit kerja di wilayah terdampak serta akan melakukan penyesuaian operasional apabila diperlukan,” ujar Dhanny, Corporate Secretary BRI.





