Minyak Dunia Melonjak, Tekan Rupiah ke Rp17.850 per Dolar AS

Jakarta, Maret.id — Nilai tukar Rupiah kembali tertekan pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026.
“Data Bloomberg menunjukkan Rupiah bergerak melemah 52 poin atau 0,29 persen ke level Rp17.850 per Dolar AS,” ujar Bloomberg, penyedia data pasar.
“Tekanan terhadap Rupiah dipicu penguatan harga minyak dunia,” kata Ibrahim Assuaibi, Pengamat Mata Uang dan Komoditas.
“Pada perdagangan hari ini, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melonjak ke level 84,9 Dolar AS per barel dan minyak Brent berada di posisi 91,1 Dolar AS per barel,” ujar Bloomberg, penyedia data pasar.
“Penguatan harga minyak di atas 83 Dolar AS per barel, membuat Rupiah tersungkur pagi ini,” kata Ibrahim Assuaibi, Pengamat Mata Uang dan Komoditas.
“Mata uang Rupiah fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp17.750-Rp17.800,” ujar Ibrahim Assuaibi, Pengamat Mata Uang dan Komoditas.
Pergerakan ini menambah tekanan volatilitas bagi pelaku pasar domestik yang terus memantau perkembangan harga komoditas dan dinamika kebijakan moneter global.





