IDXENERGY Memimpin di Sesi I, BYAN Naik 19,97 Persen

Jakarta, Maret.id — Indeks sektor energi (IDXENERGY) menjadi indeks sektoral dengan penguatan tertinggi pada penutupan perdagangan Sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa siang 18 Agustus 2026. IDXENERGY melonjak 2,68 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 1,26 persen ke level 6.482. Penguatan IDXENERGY terutama terjadi di tengah lonjakan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN), emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor energi. Nilai kapitalisasi pasar BYAN mencapai Rp575 triliun. Harga saham BYAN melesat 19,97 persen hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA) di level Rp17.275. Di posisi kedua berdasarkan kapitalisasi pasar terdapat PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan nilai mencapai Rp191 triliun. Pergerakan saham DSSA justru melemah 1 persen menjadi Rp995 per saham. Selanjutnya, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menempati posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp94,4 triliun. Saham CUAN tercatat menguat 1,82 persen ke level Rp840 per saham. Penguatan sektor energi berkontribusi terhadap penguatan IHSG pada penutupan Sesi I yang tercatat naik 1,26 persen. Pergerakan harga saham di sektor energi pada sesi ini menunjukkan volatilitas tinggi yang tercermin dari lonjakan BYAN dan pelemahan saham lain. Investor diharapkan mencermati batas auto rejection dan dinamika sektoral saat memasuki sesi perdagangan berikutnya.





