Ekonomi

Harga Logam Mulia Dunia Menguat, Emas Dekati 4.500 Dolar AS

Jakarta, Maret.id — Harga logam mulia dunia melonjak pada penutupan perdagangan Rabu 19 Agustus 2026, dengan emas mencatat penguatan lebih dari 3 persen dan menembus level tertinggi dalam lebih dari dua setengah bulan.

Penguatan dipicu turunnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat dan dolar AS setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan peningkatan operasi pembelian kembali obligasi untuk mendukung likuiditas.

Harga emas spot melesat 3,6 persen menjadi 4.487,91 Dolar AS per ons, setelah sempat menyentuh 4.499,20 Dolar AS per ons, level tertinggi sejak 4 Juni.

Sementara emas berjangka AS untuk kontrak Desember ditutup naik 2,8 persen menjadi 4.545,30 Dolar AS per ons.

Secara teknikal, emas spot berhasil menembus rata-rata pergerakan 100 hari di sekitar 4.381 Dolar AS per ons, menandakan momentum penguatan jangka menengah.

Penguatan emas turut didukung pelemahan Indeks Dolar AS (DXY) sebesar 0,8 persen yang membuat emas relatif lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Logam mulia lain juga menguat dengan perak spot naik hampir 4 persen menjadi 65,80 Dolar AS per ons, platinum melonjak 5,1 persen ke 1.800,02 Dolar AS per ons, dan paladium menguat 2,7 persen menjadi 1.325,12 Dolar AS per ons.

Kenaikan serentak itu menempatkan emas, perak, platinum, dan paladium pada jalur untuk mencatat kenaikan harian terbesar dalam dua pekan.

Pergerakan harga ini berimplikasi pada portofolio investor dan dinamika pasar komoditas global, terutama di tengah kebijakan pasar uang AS yang berupaya meredam tekanan likuiditas.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button