Purbaya Siapkan Rp3T Insentif untuk 1 Juta Motor Listrik

Jakarta, Maret.id — Pemerintah terus mematangkan langkah percepatan elektrifikasi transportasi dan pengembangan industri otomotif nasional.
Pemerintah menyiapkan insentif besar untuk menyubsidi produksi satu juta unit sepeda motor listrik dalam negeri.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan besaran insentif yang dipatok adalah Rp3 juta untuk setiap pembelian satu unit motor listrik.
Jika kuota satu juta unit terserap penuh, total anggaran yang harus disiapkan negara mencapai Rp3 triliun.
“Iya, itu programnya. Yang sekarang, kalau satu juta (motor) itu insentifnya Rp3 juta (per unit),” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Purbaya memperkirakan anggaran tersebut kemungkinan tidak terserap penuh pada tahun ini karena kapasitas produksi domestik yang terbatas.
“Jadi 1 juta (motor) itu pasti tidak habis tahun ini kalau kita lihat. Itu masih kita lihat, apakah daya serapnya cukup tahun ini untuk menyerap semua uang itu, kayaknya sih tidak,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Berdasarkan perhitungan Kementerian Keuangan, realisasi produksi motor listrik di dalam negeri hingga akhir 2026 diperkirakan baru mencapai sekitar 100.000 unit.
“Kan kapasitas produksi motor nasional belum sampai satu juta. Ada yang cuma 20.000, saya pikir paling 100.000 sampai akhir tahun. Jadi nanti saya pikirkan apa bisa ditambah,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Pemerintah akan memantau pergerakan daya serap insentif di pasar sebelum memutuskan kebijakan strategis lanjutan.
Langkah selanjutnya dapat mencakup kajian penambahan alokasi anggaran pada tahap berikutnya untuk menggenjot ekosistem kendaraan listrik nasional dan mendukung peningkatan kapasitas industri otomotif dalam negeri.





