Ekonomi

Koperasi Dorong Kemandirian dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Jakarta, Maret.id — Koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan bagian penting dari cita-cita ekonomi Indonesia yang menghadirkan kesejahteraan merata.

Kemandirian di sektor pangan, energi, dan air menjadi prioritas yang dibangun melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). “Apalagi di tengah ketidakpastian dunia akibat konflik global, satu-satunya cara Indonesia melindungi diri adalah menjaga kemandirian di tiga sektor utama yaitu, pangan, energi, dan air,” ujar Farida Farichah, Wakil Menteri Koperasi.

Farida menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber kuliah umum pada acara Pengenalan Budaya Akademik Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (PBAK FEB) Universitas Islam Negeri Salatiga, Jumat, 21 Agustus 2026. “Ketiga hal itu merupakan kebutuhan dasar yang harus dikelola negara demi kesejahteraan seluruh rakyat, sekaligus dijaga agar tetap tersedia bagi generasi mendatang,” ujar Farida Farichah, Wakil Menteri Koperasi.

Dalam kesempatan itu Wamenkop menekankan peran strategis generasi muda dalam membangun ekonomi lokal dan nasional. “Ilmu yang diperoleh di bangku pendidikan harus mampu diterapkan untuk menciptakan usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan mengembangkan potensi ekonomi di daerah masing-masing,” ujar Farida Farichah, Wakil Menteri Koperasi.

Wamenkop juga mengingatkan kembali gagasan Bung Hatta yang menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. “Alasannya sederhana dalam koperasi, kepemilikan dan keuntungan dibagi secara merata, bukan berdasarkan besarnya modal,” ujar Farida Farichah, Wakil Menteri Koperasi.

Farida mendorong mahasiswa untuk tidak hanya bercita-cita menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja dengan menggabungkan kegiatan akademik dan kewirausahaan. “Mengelola kekayaan bangsa sendiri melalui koperasi, mewujudkan cita-cita Pasal 33 UUD 1945 kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Farida Farichah, Wakil Menteri Koperasi.

Hadir pada acara tersebut Walikota Salatiga Ribby Hernawan, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi Destry Anna Sari, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Dwi Silo Raharjo, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Salatiga Bayu Joko Mulyono, dan Rektor UIN Salatiga Zakiyuddin Baidhawy.

Penguatan koperasi di tingkat desa dan kelurahan diharapkan menjadi ujung tombak pemulihan ekonomi daerah dan memperkokoh ketahanan nasional di tengah gejolak ekonomi global.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button