Ekonomi

Restoran hingga UMKM Raup Keuntungan dari Jargas PGN

Jakarta, Maret.id — Pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) yang dikelola PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) di Sleman, Yogyakarta, terbukti memberikan dampak positif bagi efisiensi sektor usaha kuliner.

Gas bumi yang awalnya ditujukan untuk rumah tangga kini semakin dimanfaatkan restoran dan pelaku UMKM untuk menekan biaya operasional bahan bakar.

Restoran Padang Payakumbuah Yogyakarta mencatat efisiensi biaya bahan bakar hingga 30 persen setelah beralih ke gas PGN melalui anak usaha PT Gagas Energi Indonesia sejak November 2024.

“Dua manfaat penting yang kami rasakan dari penggunaan gas bumi adalah keamanan dan kepastian pasokan,” ujar Adi Saputra, Manajemen RM Padang Payakumbuah Yogyakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Adi mengungkapkan, dengan konsumsi gas sekitar 1.900-2.000 meter kubik per bulan, pengeluaran bahan bakar yang tadinya mencapai Rp40 juta per bulan kini dipangkas menjadi kisaran Rp25-30 juta per bulan.

Pelaku UMKM kuliner Nasi Goreng Pak Wit juga merasakan manfaat serupa dengan pengurangan pengeluaran bahan bakar lebih dari 60 persen sepanjang tahun terakhir.

“Biaya bahan bakar yang sebelumnya sekitar Rp1,5 juta per bulan, kini turun menjadi sekitar Rp600 ribu per bulan setelah beralih ke gas bumi,” ujar Elin, Pemilik Nasi Goreng Pak Wit.

Melihat dampak efisiensi tersebut, Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono, menegaskan komitmen PGN untuk terus mengoptimalkan infrastruktur jargas demi mendukung kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

“Ketika gas bumi juga dapat dimanfaatkan oleh restoran, UMKM, dan pelaku usaha lainnya, manfaat infrastrukturnya menjadi lebih luas,” ujar Sugianto Eko Cahyono, Area Head PGN Semarang.

Selain efisiensi biaya, PGN menekankan faktor keselamatan dan keandalan layanan dengan menyalurkan gas pada tekanan rendah serta memanfaatkan sifat gas yang relatif lebih ringan dari udara untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

Hingga 2026, jaringan gas bumi yang dikelola PGN di wilayah Sleman telah melayani 4.545 pelanggan rumah tangga, enam pelanggan kecil, serta empat pelanggan komersial/industri.

Untuk menjaga kelancaran operasional, PGN menyiagakan pemantauan instalasi dan tim penanganan gangguan selama 24 jam non-stop.

Manfaat jargas bagi usaha mikro, kecil, dan menengah menunjukkan peran infrastruktur energi dalam mendorong produktivitas lokal sekaligus memperkuat ketahanan pasokan layanan publik dan komersial.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button