Keripik Pisang Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan HK

Jakarta, Maret.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat komitmen mendukung kenaikan kelas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendampingan berkelanjutan lewat program Rumah BUMN BRI.
Salah satu contoh nyata adalah perkembangan PT WWA Andik Sukses, pelaku usaha olahan keripik pisang asal Sidoarjo, Jawa Timur, yang tumbuh dari usaha rumahan menjadi pemasok pasar lokal dan internasional.
Usaha yang dirintis Wiliyah Wiji Astutik pada 2019 itu bermula dari upaya menambah nilai panen pisang di lingkungan sekitar yang selama ini banyak dijual dalam bentuk mentah dengan harga rendah.
Wiliyah memulai produksi keripik pisang dari dapur rumah dengan peralatan sederhana dan melakukan beragam eksperimen untuk mendapatkan tingkat kerenyahan, teknik pengolahan, dan varian rasa yang sesuai selera pasar.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu, 22 Agustus 2026.
“Awalnya banyak uji coba untuk mendapatkan rasa dan tekstur yang tepat. Saya ingin membuat camilan yang enak, berkualitas, dan bisa dinikmati semua kalangan,” ujar Wiliyah Wiji Astutik, Pemilik PT WWA Andik Sukses.
Kerja keras tersebut menghasilkan produk keripik pisang bercita rasa khas yang membedakan di pasaran, termasuk penggunaan rasa alami pisang tanpa tambahan gula dan bentuk tipis bulat menyerupai keripik kentang.
Keunikan produk menjadi faktor pendorong popularitas, dengan varian pisang manis tercatat sebagai produk best seller.
Percepatan usaha terjadi setelah Wiliyah bergabung dengan Rumah BUMN BRI pada 2021 setelah mendapat informasi dari rekan pelaku UMKM di desanya.
Menurut Wiliyah, pendampingan Rumah BUMN BRI memberikan dukungan yang melampaui pelatihan, berupa fasilitasi nyata untuk pengembangan usaha.
“Rumah BUMN sangat berpengaruh dalam perjalanan usaha saya. Mulai dari pengembangan kemasan hingga perluasan relasi bisnis, semuanya sangat membantu,” ujar Wiliyah Wiji Astutik, Pemilik PT WWA Andik Sukses.
Melalui program tersebut Wiliyah mengakses berbagai inisiatif seperti kurasi BRIncubator, partisipasi BRILiaNpreneur, bazar klaster Regional Office Surabaya, pelatihan desain kemasan, fotografi produk, digital marketing, dan penguatan ekosistem e-commerce.
Rangkaian program itu membantu transformasi usaha dari UMKM tradisional menjadi lebih adaptif terhadap dinamika pasar modern dan memperluas akses pasar secara signifikan.
Saat ini penjualan PT WWA Andik Sukses berlangsung melalui kanal offline dan digital serta telah menembus pasar internasional seperti Malaysia dan Hong Kong.
Dalam operasional sehari-hari, Wiliyah memanfaatkan layanan perbankan BRI seperti Tabungan Simpedes, QRIS BRI, dan aplikasi BRImo untuk memudahkan pengelolaan transaksi usaha.
“Manfaat yang paling terasa adalah transaksi menjadi jauh lebih mudah. Dengan BRImo dan QRIS BRI, pembayaran dari pelanggan jadi lebih praktis dan efisien,” ujar Wiliyah Wiji Astutik, Pemilik PT WWA Andik Sukses.
Usaha tersebut kini mempekerjakan delapan tenaga kerja sehingga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dan menciptakan efek berganda bagi perekonomian lokal.
Wiliyah menargetkan perluasan pasar global yang lebih luas serta rencana menambah varian rasa dan kemasan ekonomis untuk menjangkau lebih banyak segmen konsumen.
“BRI meyakini bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan. Melalui Rumah BUMN, BRI terus menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang komprehensif, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, penguatan kualitas produk, perluasan akses pasar, hingga akselerasi digitalisasi bisnis,” ujar Dhanny, Corporate Secretary BRI.
“Dari usaha yang dirintis dari rumah hingga mampu menembus pasar internasional, kisah ini menunjukkan bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. BRI akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi UMKM agar semakin banyak pelaku usaha yang naik kelas, berdaya saing global, dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional,” ujar Dhanny, Corporate Secretary BRI.





