Merdeka Gold Kejar 12 Juta Ton, Investasi Rp2,7 Triliun Pani

Jakarta, Maret.id — PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melalui anak usahanya PT Pani Industri Nusantara (PIN) melakukan transaksi pembelian mesin dan peralatan pengolahan emas dari Vision Green Energy (Beijing) Tech Co., Ltd. (VGE).
Nilai transaksi diperkirakan mencapai 1,02 miliar renminbi atau sekitar Rp2,7 triliun dengan asumsi kurs Rp2.634 per renminbi.
Transaksi mencakup perjanjian jual beli bersyarat atas peralatan sekaligus layanan konsultasi penunjang, dan dinyatakan efektif sejak 21 Agustus 2026.
Keterangan mengenai transaksi itu disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada Senin, 24 Agustus 2026.
Transaksi ditujukan untuk mendukung pembangunan fasilitas pengolahan carbon-in-leach (CIL) di tambang emas Pani, Gorontalo.
“Transaksi Material Perjanjian Jual Beli Bersyarat atas Peralatan dan Perjanjian Layanan Konsultasi Penunjang antara PT Pani Industri Nusantara dan Vision Green Energy (Beijing) Tech, Co., Ltd.,” kata Merdeka Gold Resources, perseroan.
Nilai transaksi tersebut setara dengan 40,26 persen dari ekuitas Merdeka Gold Resources berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 31 Maret 2026.
Karena nilai transaksi lebih dari 20 persen tetapi tidak melebihi 50 persen ekuitas, perseroan mengkategorikannya sebagai Transaksi Material sesuai POJK Nomor 17/2020.
Sebagai konsekuensi kategorisasi, perseroan wajib menggunakan jasa penilai independen, namun transaksi ini tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Merdeka Gold Resources memperoleh opini kewajaran dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Iskandar & Rekan melalui laporan penilai bertanggal 19 Agustus 2026.
Penilaian KJPP mencakup rencana pengadaan mesin, peralatan, dan jasa konsultasi penunjang serta melakukan analisis kelayakan investasi secara konsolidasi.
Hasil analisis KJPP menunjukkan tingkat pengembalian internal (IRR) lebih tinggi dibandingkan tingkat diskonto berdasarkan weighted average cost of capital (WACC), dan nilai sekarang bersih (NPV) tercatat positif.
Berdasarkan analisis tersebut, KJPP menyimpulkan nilai transaksi berada dalam rentang wajar dan memproyeksikan transaksi ini dapat meningkatkan pendapatan serta laba perseroan sehingga memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.
Pengadaan mesin dan peralatan ini menjadi bagian dari strategi Merdeka Gold Resources untuk meningkatkan kapasitas pengolahan di tambang Pani hingga 12 juta ton bijih per tahun.
Fasilitas CIL diharapkan mendukung kelancaran kegiatan operasional tambang sekaligus membantu perseroan mencapai target produksi emas dari Pani.
Merdeka Gold Resources merupakan perusahaan induk grup usaha yang bergerak di bidang pertambangan emas dan mineral pengikutnya serta pengolahan.
Peningkatan kapasitas dan penggunaan teknologi pengolahan baru dipantau sebagai bagian dari upaya korporasi memperkuat produksi domestik dan kontribusi terhadap ekonomi regional Gorontalo.





