Daging Sapi Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Usul Subsidi APBN

Jakarta, Maret.id — Harga daging sapi kembali naik pada perdagangan Selasa, 25 Agustus 2026, dengan daging sapi kualitas 1 menembus Rp153.450 per kilogram.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga daging sapi kualitas 1 tercatat naik 1,35 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Harga daging sapi kualitas 2 tercatat Rp145.450 per kilogram atau melonjak 2,11 persen dari penutupan sebelumnya.
Pemerintah menyatakan tengah menyiapkan langkah intervensi untuk menjaga harga daging sapi di tingkat konsumen.
“Daging sapi memang kita belum swasembada. Oleh karena itu kalau harganya menyesuaikan dengan nilai tukar, ya memang begitu. Tapi kita sudah minta kalau sudah lebih dari 5 persen, itu nanti ada dana dari APBN, APBD,” kata Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan. Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026.
Pemerintah telah menetapkan batas harga daging sapi maksimal sebesar Rp142.000 per kilogram dan berencana memberikan subsidi jika kenaikan harga melewati ambang batas 5 persen.
“Tiap daerah itu ada dana tidak terduga, bisa dibantu untuk subsidi. Rp142.000 paling tinggi,” ujar Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Dengan harga saat ini, daging sapi kualitas 1 maupun kualitas 2 masih berada di atas batas maksimal yang ditetapkan pemerintah.
Kenaikan harga ini berpotensi menambah beban rumah tangga dan mendorong tekanan inflasi pada komoditas pangan pokok.
PIHPS dan kementerian terkait akan terus memantau perkembangan harga serta menyiapkan realisasi subsidi dan langkah intervensi sesuai ketentuan jika diperlukan.





