Ekonomi

PKL Berperan sebagai Penopang Fondasi Perekonomian Nasional

Jakarta, Maret.id — Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, membuka Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pedagang Kaki Lima Perjuangan (APKLI-P) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu, 26 Agustus 2026.

“PKL memberikan kontribusi terbaik bagi ekonomi, pertumbuhan ekonomi, memasarkan produk-produk lokal yang ada, terutama produk dalam negeri,” ujar Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Menurut Ariza, aktivitas pedagang kaki lima turut mendorong produktivitas, membuka lapangan pekerjaan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat di desa dan perkotaan.

“Tugas kita adalah merevitalisasi peran PKL ke depan agar lebih baik, lebih tertata, dan lebih modern, lebih digital,” ujar Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Ia menekankan penguatan sektor PKL perlu didukung oleh penyediaan ruang pasar, akses permodalan, dan revitalisasi usaha agar pelaku usaha mikro ini dapat berkembang.

“PKL punya peran besar terhadap PDB-nya juga tinggi, bahkan ekspor melalui PKL juga sudah lebih dari 15,7 persen,” ujar Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Ariza menyatakan kebijakan yang menggabungkan pembinaan tradisional dan transformasi digital akan menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing PKL dalam rantai pasok nasional dan pasar ekspor.

Penguatan PKL dinilai krusial bagi ketahanan ekonomi lokal dan upaya memperluas pasar produk dalam negeri, sehingga menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Munas VI APKLI-P.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button