Ekonomi

Mendag: Stok Gandum Aman, Tak Terdampak Perang Rusia

Jakarta, Maret.id — Pasokan gandum Indonesia dipastikan masih aman meski perang Rusia-Ukraina berlanjut karena negara memiliki beberapa alternatif pemasok sehingga tidak bergantung hanya pada Ukraina.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pasokan gandum hingga kini masih berjalan dengan baik. Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan di Jakarta Pusat, Kamis, 27 Agustus 2026.

“Ya sampai saat ini masih berjalan dengan baik. Gandum kan, selama ini kan masih karena sebenarnya gandum kan banyak juga suppliernya, termasuk dari Australia segala macam,” ujar Budi Santoso, Menteri Perdagangan.

Ia menegaskan Ukraina bukan satu-satunya negara pemasok gandum bagi Indonesia dan menyebut Kanada serta Amerika Serikat sebagai alternatif sumber pasokan.

“Enggak-enggak, banyak, Kanada juga banyak, Amerika juga banyak,” ujar Budi Santoso, Menteri Perdagangan.

Pemerintah terus mencermati perubahan pasokan akibat kondisi geopolitik yang dinamis. Budi mencontohkan ketersediaan nafta yang sempat menipis akibat konflik di Timur Tengah sebagai ilustrasi bagaimana pasar dapat berubah cepat.

“Makanya tiba-tiba kita nyari ke Amerika, dapet Amerika. Kemarin saya ke India ditawarin juga. Terus ketemu mendag UAE juga ditawarin. Ya jadi sebenarnya banyak pilihan yang lain,” ujar Budi Santoso, Menteri Perdagangan.

Dengan adanya sejumlah alternatif pemasok tersebut, pemerintah menilai pasokan gandum tetap dapat dijaga meski terjadi perubahan kondisi geopolitik global. Pemerintah akan terus memantau dan mencari alternatif impor untuk menjaga stabilitas pasokan serta ketahanan pangan nasional.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button