Ekonomi

BRI Kucurkan KUR Rp103,8 Triliun kepada 2 Juta Debitur

Jakarta, Maret.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp103,8 triliun kepada lebih dari dua juta debitur hingga Juni 2026.

“Secara kumulatif sejak 2015 hingga Juni 2026, total penyaluran KUR BRI telah mencapai Rp1.539 triliun dengan menjangkau 48,4 juta nasabah,” ujar Hery Gunadi, Direktur Utama BRI.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers virtual pada Senin, 31 Agustus 2026.

BRI menyatakan penyaluran KUR tidak semata-mata berorientasi pada pembiayaan, tetapi bagian dari upaya pengembangan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami ingin menciptakan siklus pertumbuhan yang berkelanjutan: UMKM memperoleh akses keuangan, mendapatkan pemberdayaan dan pendampingan, meningkatkan kapasitas usahanya, kemudian naik kelas dan semakin terintegrasi ke dalam ekosistem ekonomi yang lebih besar,” ujar Hery Gunadi, Direktur Utama BRI.

Hery menegaskan ekspansi bisnis BRI diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kapasitas UMKM.

“BRI tetap konsisten menjadikan UMKM sebagai core business. Kami percaya pertumbuhan BRI harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan pelaku usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Hery Gunadi, Direktur Utama BRI.

Dukungan selain pembiayaan juga diberikan melalui skema pendampingan dan pemberdayaan desa, dengan program Desa BRILiaN yang hingga Juni 2026 telah membina lebih dari 5.700 desa di seluruh Indonesia.

Program pemberdayaan berbasis komunitas Klasterku Hidupku diklaim telah menjangkau lebih dari 44 ribu klaster usaha.

Di sisi digital, platform LinkUMKM dimanfaatkan sekitar 17,3 juta pelaku UMKM, sementara fasilitas Rumah BUMN melibatkan sekitar 596 ribu pelaku UMKM hingga pertengahan 2026.

Hingga akhir kuartal II-2026, total kredit UMKM BRI mencapai Rp1.235,4 triliun, tumbuh 8,6 persen secara tahunan dan mengambil porsi 75,1 persen dari total portofolio kredit dan pembiayaan BRI Group.

“Pada akhirnya, keberhasilan BRI tidak hanya kami ukur dari pertumbuhan aset, kredit, maupun laba. Yang juga penting adalah seberapa besar pertumbuhan tersebut mampu menciptakan nilai, membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk berkembang, dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Hery Gunadi, Direktur Utama BRI.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button