Pasar Sunter Podomoro Disulap Modern Dorong Ekonomi Lokal

Jakarta, Maret.id — Perumda Pasar Jaya akan segera melakukan revitalisasi Pasar Sunter Podomoro, Jakarta Utara untuk menghadirkan pengalaman belanja yang lebih modern, aman, dan nyaman bagi warga.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan pihaknya telah menyusun konsep revitalisasi yang matang dan komprehensif mencakup perbaikan fisik hingga penataan zonasi.
“Transformasi arsitektur dan kekuatan struktur revitalisasi ini tidak hanya mempercantik, tetapi juga memastikan keamanan,” kata Agus Himawan, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya.
Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Senin 31 Agustus 2026.
Langkah awal difokuskan pada perkuatan struktur bangunan eksisting.
Selanjutnya akan dilakukan pembaharuan sipil dan arsitektur di mana fasad bangunan pasar akan diganti dengan konsep terbaru yang mengedepankan estetika modern dan fungsi tata ruang terbaik.
Kemudian modernisasi sistem mekanikal dan elektrikal untuk menjamin keamanan dan kenyamanan jangka panjang.
“Seluruh sistem mekanikal dan elektrikal (M&E) bangunan akan diperbarui dan diganti. Sistem ini akan ditata ulang agar menjadi lebih rapi dan terpusat, sehingga meminimalisir risiko gangguan dan bahaya kebakaran,” kata Agus Himawan, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya.
Penataan zonasi yang ramah pengunjung juga menjadi salah satu terobosan utama dalam revitalisasi ini dengan relokasi dan penataan seluruh tempat usaha.
“Hal ini bertujuan agar alur sirkulasi pengunjung lebih teratur, sehingga pembeli dapat mencari barang kebutuhannya dengan sangat mudah dan nyaman,” kata Agus Himawan, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya.
Ia mengatakan penataan area parkir terpadu juga akan dilakukan guna kenyamanan pengunjung sehingga area parkir mobil dan motor ditata ulang.
“Pola jalur kendaraan akan diatur sedemikian rupa agar sirkulasi keluar-masuk kendaraan tertata rapi, tidak macet, dan kapasitas ruang parkir menjadi lebih optimal,” kata Agus Himawan, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya.
Pasar Sunter Podomoro berdiri sejak tahun 1992 dan telah menjadi urat nadi perekonomian warga selama lebih dari tiga dekade.
Pasar ini berada di atas lahan seluas 9.239 meter persegi dengan luas bangunan 8.141,48 meter persegi yang terdiri dari 2,5 lantai dan dipersiapkan untuk bertransformasi menjadi pusat perbelanjaan tradisional bernuansa modern.





