Banjir Bandang Grand Canyon AS, 1 Orang Tewas 15 Hilang, Anjlok Pariwisata!

Jakarta, Maret.id — Sedikitnya satu orang tewas dan 15 orang dilaporkan hilang setelah banjir bandang menerjang lembah bagian dalam Grand Canyon, demikian pernyataan resmi dari Dinas Taman Nasional Amerika Serikat (National Park Service/NPS).
Operasi pencarian dan penyelamatan terus berjalan di area yang terpencil di sepanjang Sungai Colorado, di mana arus deras tiba-tiba menghantam jalur pendakian dan fasilitas di bagian bawah ngarai.
Korban dan Pencarian
NPS menyatakan bahwa operasi evakuasi jenazah seorang pria berusia 46 tahun di dekat Crystal Rapids, sepanjang Sungai Colorado, telah diselesaikan.
Kantor Pemeriksa Medis Coconino County telah berada di lokasi untuk menangani proses identifikasi, sementara NPS belum merilis identitas maupun keterangan lebih rinci mengenai korban.
Jumlah orang yang belum ditemukan telah direvisi menjadi 15, turun dari estimasi awal yang menyebut 20 orang.
Pihak berwenang melanjutkan usaha pencarian di Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, dua area terpencil yang hanya dapat dijangkau melalui jalur pendakian dan akses air.
Tim penyelamat melibatkan personel darat serta dukungan udara untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses, dan upaya ini diprioritaskan untuk menemukan para pengunjung yang hilang.
NPS mengingatkan bahwa kondisi cuaca dan medan yang terjal memperlambat akses tim dan menambah kompleksitas operasi pencarian.
Kerusakan Infrastruktur
Banjir bandang yang tiba-tiba menghancurkan hampir seluruh jembatan penyeberangan di atas Bright Angel Creek, anak sungai utama dari Sungai Colorado.
Selain itu, Transcanyon Waterline—sistem utama penyedia air bagi taman nasional—dilaporkan mengalami kerusakan signifikan yang dapat mengganggu pasokan air bagi fasilitas di dalam taman.
Kerusakan pada infrastruktur jalur dan penyeberangan menyebabkan beberapa jalur pendakian ditutup sementara dan membatasi akses ke Phantom Ranch serta area dasar ngarai lainnya.
NPS menyatakan bahwa perbaikan serta penilaian kerusakan akan memerlukan waktu dan koordinasi lintas lembaga, termasuk evaluasi keselamatan untuk pengunjung dan staf taman.
Tindakan dan Imbauan
Pihak taman nasional mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk tidak memasuki area terdampak serta mengikuti petunjuk keselamatan resmi yang dikeluarkan NPS.
Pengunjung yang berencana melakukan kunjungan di kawasan Grand Canyon diharapkan memantau pembaruan status jalur dan peringatan cuaca sebelum berangkat.
NPS menegaskan bahwa banjir bandang di ngarai dapat terjadi secara tiba-tiba akibat hujan lebat di hulu, sehingga potensi bahaya tetap tinggi bahkan ketika cuaca di pinggiran tampak cerah.
Koordinasi antara NPS, otoritas setempat, dan layanan medis lanjutan terus berjalan untuk memastikan penanganan korban, pencarian korban hilang, serta pemulihan infrastruktur yang rusak.
Kondisi di lapangan akan terus dipantau dan informasi resmi akan diumumkan oleh Dinas Taman Nasional Amerika Serikat sesuai perkembangan operasi, termasuk langkah-langkah mitigasi dan jadwal penutupan sementara area terdampak.
Masyarakat diminta untuk mengikuti saluran komunikasi resmi NPS dan otoritas terkait agar mendapatkan informasi terkini dan menghindari spekulasi yang dapat mengganggu upaya penyelamatan.





