Tiba di New Delhi, Prabowo Disambut Puluhan Mahasiswa dan Diaspora Indonesia, Memanas!

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto disambut puluhan mahasiswa dan diaspora Indonesia saat tiba di hotel tempatnya bermalam di New Delhi, Jumat (11/9/2026). Kedatangan tersebut terkait keikutsertaan Presiden dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-18 BRICS yang dijadwalkan berlangsung pada 12-13 September 2026.
Sambutan di New Delhi
Rangkaian penyambutan melibatkan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi India serta perwakilan komunitas diaspora. Hadir pula sejumlah pejabat negara dan jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) New Delhi yang turut menyambut Presiden di lokasi kediaman sementara tersebut.
Beberapa anak diaspora tampak mengenakan pakaian adat daerah Indonesia dan menyerahkan buket bunga kepada Presiden Prabowo sebagai bentuk penghormatan. Suasana singkat itu berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari kalangan pelajar serta warga negara Indonesia di India.
Dialog Singkat dengan Mahasiswa
Pertemuan menjadi kesempatan bagi sejumlah mahasiswa untuk berbincang langsung dan memperkenalkan latar pendidikan kepada Presiden. salah seorang yang hadir, Hilyatu Zahra, mahasiswa program doktoral Biochemical Engineering and Biotechnology di Indian Institute of Technology (IIT) Delhi, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan pengalaman pertama bertemu langsung dengan Presiden.
Hilyatu menyampaikan kesan bahwa Prabowo ramah dan memberikan perhatian ketika menanyakan jurusan serta jenjang studi para mahasiswa. Ia menambahkan bahwa Presiden juga memberikan pesan agar para pelajar terus belajar dengan sungguh-sungguh demi meraih kesuksesan di bidang masing-masing.
Respon serupa datang dari Aiko, mahasiswa Aligarh Muslim University yang telah tiga tahun menempuh pendidikan di India, yang merasa diapresiasi oleh kunjungan Presiden. Menurut Aiko, kesempatan bertatap muka langsung menjadi bentuk perhatian negara terhadap mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di luar negeri.
Harapan Memperkuat Hubungan Bilateral
Jeremia Himawan, mahasiswa Ilmu Politik di Delhi University, menyatakan kebahagiaannya atas kunjungan Presiden dan melihatnya sebagai sinyal positif hubungan bilateral Indonesia-India. Jeremia berharap momentum pertemuan tingkat tinggi seperti BRICS dapat dimanfaatkan untuk mempererat kerja sama kedua negara di berbagai bidang.
Beberapa mahasiswa berharap kunjungan dan partisipasi Indonesia dalam KTT BRICS tidak hanya berhenti pada dialog, tetapi juga menghasilkan implementasi nyata. Harapan tersebut mencakup pengembangan kerja sama akademik, riset, serta peluang implementasi yang mampu memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.
KBRI New Delhi dinilai memainkan peran penting dalam memfasilitasi interaksi antara Presiden dan warga negara Indonesia setempat, termasuk pelajar dan diaspora. Keterlibatan komunitas diaspora dalam penyambutan menegaskan peran publik diplomasi yang berjalan paralel dengan agenda resmi bilateral maupun multilateral.
Selain menyapa mahasiswa, kunjungan Presiden ke India pada kesempatan KTT BRICS diharapkan membuka ruang bagi peningkatan hubungan ekonomi dan strategis antara Indonesia dan negara-negara anggota BRICS. Para peserta yang hadir pada penyambutan menilai bahwa kehadiran kepala negara dapat memperkuat pesan diplomasi dan komitmen kerja sama di berbagai tingkat.
Pertemuan singkat ini mencerminkan perhatian pemerintah terhadap warga negara yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri sekaligus menegaskan pentingnya kesinambungan hubungan antarnegara. Para mahasiswa pulang dengan semangat dan harapan bahwa pertemuan tersebut menjadi awal dari langkah konkret dalam mempererat kerja sama regional dan internasional.





