Ekonomi

Kementerian PU Perkuat SPAM Semongkat, Amankan Pasokan Air 29 Desa Sumbawa!

Jakarta, Maret.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meningkatkan akses air bersih untuk mendukung pencegahan stunting di wilayah timur Indonesia melalui rehabilitasi dan optimalisasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pungka yang akan memperkuat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semongkat di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Prioritas kebijakan dan sasaran

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa penyediaan air bersih menjadi prioritas pemerintahan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung program kesehatan anak. Ia meminta agar penggunaan sumber daya air dilakukan secara efisien untuk menjaga ketersediaan bagi generasi mendatang, sebagaimana disampaikan pada Rabu (20/5/2026).

Ruang lingkup rehabilitasi dan optimalisasi

Proyek ini meliputi rehabilitasi dan optimalisasi IPA Pungka dengan kapasitas 150 liter/detik serta perbaikan reservoar dan jaringan perpipaan internal untuk meningkatkan kontinuitas pasokan. Pekerjaan juga mencakup pembangunan fasilitas penunjang IPA, peningkatan sistem mekanikal dan elektrikal, revitalisasi jaringan distribusi utama (JDU), serta pembangunan struktur perlintasan pipa.

Sumber air baku dan sistem transmisi

SPAM Semongkat akan memanfaatkan sumber air baku dari Sungai Semongkat dengan kapasitas 165 liter/detik yang dialirkan melalui sistem transmisi gravitasi sepanjang 5 km dengan diameter pipa 16 inci dan 11 kilometer dengan diameter pipa 14 inci menuju IPA Pungka. Tata kelola aliran ini dirancang untuk meminimalkan kehilangan dan memaksimalkan efisiensi energi operasi pada fase transmisi.

Proses pengolahan dan kapasitas penyimpanan

Air baku pada IPA Pungka akan menjalani proses pengolahan untuk memastikan kualitas memenuhi standar air minum sebelum didistribusikan ke pelanggan. Setelah diolah, air bersih ditampung pada 3 unit reservoir distribusi berkapasitas masing-masing 500 m3 (2 unit), dan 600 m3 (1 unit) sebelum dialirkan ke jaringan distribusi utama.

Cakupan layanan dan konektivitas rumah tangga

Perancangan sistem ini diarahkan untuk melayani 29 desa di 5 kecamatan dengan total 12.510 sambungan rumah eksisting sehingga diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan rasio akses air minum aman. Peningkatan konektivitas jaringan diharapkan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap sumber air yang belum memenuhi standar kelayakan.

Dampak terhadap kelembagaan dan layanan publik

Optimalisasi SPAM Semongkat dimaksudkan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan PDAM Batulanteh Kabupaten Sumbawa yang selama ini belum mampu menjangkau seluruh wilayah akibat keterbatasan pasokan air. Dengan peningkatan pasokan dan stabilitas tekanan, PDAM diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan, mempercepat sambungan baru, dan menurunkan tingkat kehilangan air jaringan.

Kontribusi terhadap target nasional dan SDGs

Proyek ini juga ditempatkan sebagai bagian dari upaya pencapaian target nasional akses air minum aman dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-6 (SDGs 6) terkait air bersih dan sanitasi. Implementasi infrastruktur yang andal menjadi komponen penting untuk mendukung indikator kesehatan masyarakat dan produktivitas ekonomi regional.

Penyediaan infrastruktur air yang lebih handal diharapkan memberikan efek berantai pada kesejahteraan masyarakat Pulau Sumbawa melalui perbaikan sanitasi, penurunan risiko kesehatan, dan peningkatan produktivitas rumah tangga dan sektor usaha lokal. Kementerian PU menyatakan bahwa penguatan sistem distribusi akan terus dilakukan seiring dengan pertumbuhan kebutuhan layanan di masa mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button