Jelang Iduladha 2026, Kenaikan Harga Komoditas Pangan Terdeteksi di Jakarta

Jakarta, Maret.id — Menjelang Hari Raya Iduladha yang dijadwalkan pada Rabu, 27 Mei 2026, masyarakat mulai merasakan dampak lonjakan harga sejumlah komoditas pangan. Kenaikan harga yang paling signifikan terjadi pada komoditas cabai, dengan cabai rawit merah mengalami kenaikan hampir 8 persen.
Harga Pangan Melonjak Jelang Iduladha
Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dikelola oleh Bank Indonesia menunjukkan bahwa harga pangan mengalami kenaikan yang variatif. Menyusul pendekatan hari besar keagamaan, masyarakat mulai berbondong-bondong memenuhi kebutuhan pangan yang menyebabkan permintaan meningkat.
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menyatakan bahwa mereka terus memantau ketat fluktuasi harga pangan di wilayahnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan selama periode menjelang Iduladha 2026.
Pemprov Jakarta Berupaya Stabilkan Harga
“Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Prabowo Subianto berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga pangan,” ungkap Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik. Ia menambahkan, fluktuasi harga yang terjadi menjelang Iduladha merupakan fenomena musiman yang perlu diawasi dengan baik.
Pemerintah Provinsi Jakarta juga bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menciptakan kestabilan harga yang optimal. Koordinasi dan kolaborasi yang terus dilakukan diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan harga pangan lebih lanjut.
Rincian Kenaikan Harga Pangan
Dalam pantauan harian, Dinas KPKP terus melakukan pengawasan terhadap pasokan dan distribusi sembilan bahan pokok di pasar-pasar utama Jakarta. “Pemantauan rantai pasok dari daerah produsen hingga ke tangan konsumen termasuk pengawasan mutu dan keamanan pangan,” jelas Chico.
Menurut data dari PIHPS per tanggal 24 Mei 2026, kenaikan yang signifikan terjadi pada komoditas cabai dengan cabai rawit merah mencapai harga Rp73.500 per kilogram, meningkat sebesar 7,93 persen. Selain itu, cabai rawit hijau naik 7,44 persen menjadi Rp54.150 per kilogram, sementara cabai merah keriting naik 6,09 persen menjadi Rp54.900 per kilogram.
Harga beras juga mulai merangkak naik, dengan beras kualitas bawah I mencapai Rp14.600 per kilogram. Beras kualitas super I menyentuh Rp17.450 per kilogram. Berikut adalah daftar lengkap harga pangan menjelang Hari Raya Iduladha, berdasarkan data PIHPS BI per 24 Mei 2026:
1. Beras medium I: Rp 16.150/kg
2. Beras medium II: Rp 16.000/kg
3. Beras kualitas super I: Rp 17.450/kg, naik 0,29 persen
4. Beras kualitas super II: Rp 16.950/kg
5. Gula pasir kualitas premium: Rp 20.200/kg, turun 0,25 persen
6. Gula pasir lokal: Rp 19.150/kg, turun 0,26 persen
7. Minyak goreng curah: Rp 20.600/kg, naik 0,24 persen
8. Minyak goreng kemasan bermerek 1: Rp 23.900/kg
9. Minyak goreng bermerek 2: Rp 23.100/kg
10. Telur ayam ras segar: Rp 30.500/kg, turun 1,45 persen
11. Cabai Merah Besar: Rp 57.550 per kg, naik 5,02 persen
12. Cabai Merah Keriting: Rp 54.900 per kg, naik 6,09 persen
13. Cabai Rawit Hijau: Rp 54.150 per kg, naik 7,44 persen
14. Cabai Rawit Merah: Rp 73.500 per kg, naik 7,93 persen
15. Daging Ayam Ras Segar: Rp 38.500 per kg, turun 0,65 persen
16. Daging Sapi Kualitas 1: Rp 148.300 per kg, naik 0,41 persen
17. Daging Sapi Kualitas 2: Rp 139.450 per kg, naik 0,22 persen
18. Bawang Merah ukuran sedang: Rp 48.350/kg, naik 2 persen
19. Bawang putih ukuran sedang: Rp 38.650/kg, turun 0,39 persen
Dengan meningkatnya pengawasan dari pemerintah, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih stabil menjelang Hari Raya Iduladha.





