Wakil Ketua DPR Apresiasi OJK dan BEI Jaga Kepercayaan Investor!

Jakarta, Maret.id — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melakukan kunjungan kerja ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 19 Mei 2026, untuk berdialog mengenai strategi peningkatan kepercayaan investor di pasar modal nasional. Kunjungan ini dimaknai sebagai bagian dari upaya koordinasi antara legislatif dan otoritas pasar dalam menghadapi dinamika investasi global.
Agenda Pertemuan
Pertemuan di Gedung BEI pada Selasa itu melibatkan sejumlah pejabat tinggi sektor keuangan dan pengelolaan investasi. Hadir dalam agenda tersebut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani, serta Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria.
Upaya Menarik Investor Global
Dalam pertemuan, fokus utama diskusi adalah bagaimana meyakinkan investor global agar masuk ke pasar bursa Indonesia dan merasa nyaman berinvestasi di sini. “Memang tadi kami banyak berdiskusi mengenai bagaimana meyakinkan investor global agar masuk ke pasar bursa Indonesia dan merasa nyaman berinvestasi di sini,” ujar Dasco di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Penguatan Ekosistem untuk Investor Ritel
Selain investor asing, pengembangan basis investor ritel domestik juga menjadi topik penting yang dibahas selama kunjungan. Dasco menekankan perlunya kebijakan dan instrumen pasar yang mendukung agar partisipasi investor ritel dapat terus tumbuh dan berkembang.
Pengelola bursa menyampaikan paparan mengenai regulasi dan inisiatif yang telah disiapkan untuk meningkatkan keyakinan serta memberikan kenyamanan bagi investor lokal. “Kami juga berdiskusi mengenai bagaimana investor ritel terus tumbuh dan berkembang. Dari paparan pengelola bursa, telah disiapkan berbagai regulasi yang dapat meningkatkan keyakinan sekaligus memberikan kenyamanan bagi investor lokal,” kata Dasco.
Sinergi Antar-Pemangku Kepentingan
Kunjungan ini merefleksikan upaya sinergi antara DPR, otoritas jasa keuangan, pengelola investasi, dan pengelola BUMN dalam menyelaraskan kebijakan pasar modal. Pertemuan menekankan perlunya koordinasi berkelanjutan untuk merespons dampak dinamika pasar global terhadap likuiditas dan sentimen investor domestik.
Dasco juga memberi apresiasi kepada pihak bursa dan OJK atas langkah-langkah yang ditempuh dalam beberapa hari terakhir untuk menghadapi volatilitas pasar internasional. Pernyataan itu menggambarkan harapan agar respons kebijakan dapat memitigasi risiko dan memulihkan kepercayaan investor.
Dasco menyatakan optimisme terhadap prospek pasar modal Indonesia pasca-inisiatif yang dibahas dalam pertemuan tersebut. “Mudah-mudahan kita akan melihat hasilnya setelah tanggal 29 nanti,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa semua langkah yang dilakukan dengan kerja keras dan niat baik diharapkan membuahkan hasil bagi stabilitas pasar. “Semua yang dilakukan dengan kerja keras dan niat baik ini akan membuahkan hasil. Saya juga mengapresiasi kerja keras direksi bursa maupun OJK yang dalam beberapa hari terakhir terus berupaya menghadapi situasi akibat dinamika pasar global,” tutupnya.





