Bank Terapkan Tarik Tunai Tanpa Kartu, Percepat Digitalisasi dan Pangkas Biaya!

Jakarta, Maret.id — Layanan tarik tunai tanpa kartu yang dioperasikan melalui aplikasi mobile banking semakin menjadi fitur utama pada perbankan ritel di Indonesia karena menawarkan kemudahan dan keamanan bagi nasabah. Inovasi ini memungkinkan nasabah melakukan penarikan tunai tanpa harus membawa kartu debit fisik, mengandalkan kode transaksi, QR, atau token yang dihasilkan oleh aplikasi bank.
Tren dan adopsi layanan
Permintaan terhadap layanan tarik tunai tanpa kartu tumbuh seiring peningkatan penggunaan kanal digital perbankan dan kebutuhan praktis nasabah urban. Bank-bank besar di Tanah Air telah mengintegrasikan beragam mekanisme verifikasi untuk meminimalisasi risiko sekaligus mempercepat proses transaksi.
Cara umum melakukan tarik tunai tanpa kartu
Secara garis besar, mekanisme tarik tunai tanpa kartu melibatkan dua tahap yaitu inisiasi transaksi pada aplikasi mobile banking dan penuntasan penarikan di mesin ATM atau outlet mitra. Tahapan verifikasi yang umum meliputi input PIN aplikasi, pembuatan kode transaksi atau token, serta penggunaan nomor HP terdaftar untuk OTP atau konfirmasi.
BRI: BRImo dan proses kode transaksi
Pada BRI, nasabah membuka aplikasi BRImo dan memilih menu “Tarik Tunai” untuk menentukan rekening sumber dan nominal yang diinginkan. Setelah aplikasi menghasilkan kode khusus transaksi, nasabah dapat mendatangi ATM BRI, menekan tombol kiri bawah pada mesin untuk memilih menu “Tarik Tunai”, memasukkan nomor HP terdaftar dan nominal yang tersedia sehingga transaksi selesai.
BCA: Cardless lewat BCA Mobile
BCA menyediakan fitur “Cardless” pada aplikasi BCA Mobile yang menghasilkan kode transaksi 6 digit setelah nasabah menentukan rekening dan nominal serta memasukkan PIN mBCA. Di ATM BCA nasabah memilih menu “Transaksi Tanpa Kartu”, memasukkan nomor HP dan kode transaksi sehingga uang keluar dari mesin.
BNI: Mobile Tunai dengan verifikasi OTP
BNI menggunakan mekanisme “Mobile Tunai” pada aplikasi BNI Mobile Banking di mana nasabah memilih menu tersebut, memasukkan rekening dan nominal, serta password transaksi untuk mendapatkan kode transaksi. Di mesin ATM, nasabah menekan tombol Enter hijau, memilih “Mobile Tunai”, memasukkan kode transaksi dan OTP yang dikirim ke nomor HP untuk menyelesaikan penarikan.
Mandiri: Livin’ by Mandiri dan token
Bank Mandiri menyediakan fitur tarik tunai tanpa kartu melalui aplikasi Livin’ by Mandiri di mana nasabah login, memilih menu “Tarik Tunai”, memasukkan nominal, dan mengonfirmasi dengan ePIN untuk memperoleh kode token. Nasabah kemudian dapat melakukan penarikan di ATM Mandiri atau menggunakan fitur Klik Livin’ dengan memasukkan nomor HP dan kode token yang telah dibuat sebelumnya.
CIMB Niaga: OCTO Mobile dan kode referensi
CIMB Niaga menawarkan fitur “Transaksi Tanpa Kartu/Cardless” pada aplikasi OCTO Mobile, di mana setelah nasabah memasukkan nominal dan PIN aplikasi, sistem memproduksi kode referensi. Di ATM CIMB Niaga nasabah memilih transaksi tanpa kartu, memasukkan kode referensi dan nominal lalu menunggu uang keluar dari mesin.
OCBC NISP: tarik tunai berbasis QR
OCBC menggunakan pendekatan QR melalui aplikasi OCBC Mobile dengan ikon tarik tunai yang menghasilkan QR Code setelah nasabah memasukkan password aplikasi, nominal, dan PIN. Nasabah kemudian memilih tarik tunai via QR di ATM OCBC dan melakukan scan QR Code untuk menerima uang tunai.
Bank Permata: opsi lewat Indomaret
Bank Permata menyediakan alternatif penarikan tunai tanpa kartu melalui layanan “Mobile Cash” di aplikasi PermataMobile X yang mencakup opsi “Indomaret”. Nasabah memasukkan nomor HP dan nominal untuk mendapatkan nomor token, kemudian mendatangi kasir Indomaret yang akan memproses dan menyerahkan uang tunai.
Keunggulan bagi nasabah dan implikasi operasional
Keunggulan fitur tarik tunai tanpa kartu meliputi proses yang lebih cepat dan efisien karena pengurangan ketergantungan pada kartu fisik serta pengurangan risiko kartu tertelan atau tertinggal. Dari sisi keamanan, fitur ini membantu meminimalisasi risiko skimming karena data kartu tidak perlu dimasukkan ke mesin ATM secara langsung.
Dampak terhadap layanan perbankan digital
Adopsi layanan ini mendorong bank untuk terus menguatkan protokol autentikasi berbasis aplikasi dan meningkatkan integrasi antara kanal digital dan jaringan ATM atau outlet mitra. Peningkatan penggunaan layanan cardless juga mendorong bank melakukan penyesuaian operasional untuk memastikan ketersediaan fitur dan pengalaman nasabah yang konsisten.
Perkembangan layanan tarik tunai tanpa kartu di Indonesia mencerminkan pergeseran preferensi pengguna menuju transaksi nirsentuh dan nirkartu yang didukung oleh infrastruktur digital perbankan. Bank-bank yang mampu mengoptimalkan keamanan serta kemudahan akses berpotensi memperoleh keunggulan kompetitif pada segmen nasabah ritel.





