Ekonomi

Pembangunan Perpanjangan Peron Stasiun Bogor Telah Mencapai 62,31 Persen

Jakarta, Maret.id — Proyek pembangunan perpanjangan peron di Stasiun Bogor mengalami kemajuan signifikan, mencapai 62,31 persen. Hal ini diumumkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, sebagai langkah untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengguna kereta komuter yang terus mengalami pertumbuhan.

Progres Proyek Perpanjangan Peron

Pembangunan perpanjangan peron 6, 7, dan 8 ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan volume pengguna jasa kereta. Saat ini, proyek konstruksi telah memasuki tahap pembangunan tiang kanopi, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kenyamanan pengguna.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan bahwa optimalisasi fasilitas pelayanan di Stasiun Bogor menjadi sangat mendesak. “Perpanjangan peron dirancang untuk menampung perjalanan kereta api dengan format 12 unit kereta secara aman,” ungkapnya.

Statistik Peningkatan Penumpang

Data menunjukkan bahwa selama lima bulan pertama tahun 2026, volume penumpang di Stasiun Bogor meningkat hingga mencapai 7.740.259 orang. Hal ini menunjukkan adanya tren pertumbuhan yang positif ketika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, di mana jumlah penumpang yang naik tercatat sebanyak 7.358.244 orang.

Karina optimis bahwa pembangunan ini akan membantu mengoptimalkan keselamatan operasional kereta. “Kami telah menyiapkan selasar sementara untuk menjaga kenyamanan pejalan kaki selama konstruksi berlangsung,” tambahnya.

Pengaturan Selama Pembangunan

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa seluruh proyek dilakukan dengan perencanaan yang matang dan pengawasan ketat. “Kami melakukan pengaturan pola operasi dan rekayasa pelayanan agar perjalanan kereta maupun mobilitas pengguna tetap dapat berjalan dengan baik,” jelas Franoto.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan selama proses pembangunan. Sebagian pelanggan bisa diarahkan ke Hall Taman Topi dan Pintu Timur Stasiun Bogor sebagai alternatif.

KAI Commuter berharap proyek ini dapat menghadirkan layanan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih nyaman bagi masyarakat di masa mendatang. Franoto menekankan pentingnya dukungan dan pengertian dari para pengguna Commuter Line selama proses pembangunan berlangsung.

Dengan adanya perpanjangan peron serta jalur rel baru, KAI Commuter optimis kualitas pelayanan, keselamatan operasional, dan kapasitas tampung di Stasiun Bogor akan semakin meningkat. Hal ini diharapkan bisa memberikan pengalaman mobilisasi yang lebih aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna setia Commuter Line.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button