18 Mei 2026: Cabai Rawit Naik, Bawang Merah Turun Tekan Daya Beli!

Jakarta, Maret.id — Harga pangan pada 18 Mei 2026 tercatat bergerak variatif di sejumlah komoditas utama dengan sebagian bahan pokok mengalami penurunan dan beberapa lainnya menguat. Pergerakan ini menjadi sorotan pasar karena berdampak langsung pada daya beli rumah tangga menjelang kebutuhan harian.
Pergerakan Harga Bawang
Bawang merah ukuran sedang tercatat turun menjadi Rp54.150 per kg atau melemah 3,04% dibanding hari sebelumnya. Sebaliknya bawang putih ukuran sedang mengalami kenaikan sebesar 3,61% menjadi Rp43.000 per kg.
Beras: Stabil dengan Fluktuasi Kecil
Harga beras pada hari yang sama relatif stabil namun mempertontonkan fluktuasi kecil pada beberapa kategori yang dipantau. Rincian harga per kategori menunjukkan: Beras kualitas bawah I: Rp14.650/kg (tetap); Beras kualitas bawah II: Rp14.550/kg (+0,34%); Beras medium I: Rp16.200/kg (-0,31%); Beras medium II: Rp16.050/kg (tetap); Beras super I: Rp17.500/kg (tetap); Beras super II: Rp17.000/kg (tetap).
Volatilitas Harga Cabai
Kelompok cabai kembali menunjukkan volatilitas tinggi di pasar domestik yang mencerminkan fluktuasi pasokan regional dan permintaan musiman. Perincian harga komoditas cabai adalah sebagai berikut: Cabai merah besar: Rp58.350/kg (-6,42%); Cabai merah keriting: Rp56.050/kg (-2,94%); Cabai rawit hijau: Rp54.250/kg (-0,09%); Cabai rawit merah: Rp77.150/kg (+2,12%).
Daging dan Telur: Kestabilan Relatif
Harga protein hewani pada umumnya relatif stabil dengan beberapa penyesuaian tipis yang tercatat pada segmen daging sapi dan telur. Data menunjukkan: Daging ayam ras segar: Rp37.250/kg (tetap); Daging sapi kualitas 1: Rp148.550/kg (-0,03%); Daging sapi kualitas 2: Rp139.250/kg (-0,36%); Telur ayam ras: Rp30.100/kg (-0,17%).
Gula dan Minyak Goreng: Pergerakan Tipis
Komoditas gula pasir dan minyak goreng cenderung menunjukkan perubahan harga yang tipis, mencerminkan kecilnya tekanan permintaan pada periode pengamatan. Untuk gula pasir tercatat: Premium: Rp20.300/kg (+0,25%); Lokal: Rp19.100/kg (tetap), sedangkan untuk minyak goreng tercatat: Curah: Rp20.700/kg (+0,49%); Kemasan bermerek 1: Rp24.150/kg (tetap); Kemasan bermerek 2: Rp23.300/kg (+0,22%).
Analisis singkat menunjukkan bahwa pergerakan harga harian ini dipengaruhi oleh dinamika pasokan antarwilayah, periode panen tertentu, serta biaya logistik yang masih menjadi variabel penting dalam menentukan harga di tingkat pasar. Pemantauan berkelanjutan oleh otoritas pasar diharapkan dapat membantu meredam volatilitas dan menjaga stabilitas pasokan untuk kebutuhan pokok masyarakat.





