Ekonomi

Jumlah Pengguna Access by KAI Mencapai 29.870.864 Orang

Jakarta, Maret.id — Aplikasi digital yang dikembangkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mencapai tonggak sejarah dengan mencatatkan total pengguna sebanyak 29.870.864 orang. Pencapaian gemilang ini diperoleh berkat peningkatan signifikan registrasi baru dalam lima bulan pertama tahun 2026.

Peningkatan Registrasi Pengguna

Total registrasi baru dari bulan Januari hingga Mei 2026 telah mencapai 2.575.947 pendaftar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,68 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Anne Purba, Vice President Corporate Communication PT KAI, menjelaskan mengenai perkembangan aplikasi digital ini. Ia memaparkan data terbaru tentang operasional sistem pemesanan tiket pada 19 Juni 2026.

Fitur-Fitur Unggulan Aplikasi

“Access by KAI kami kembangkan dari kebutuhan pelanggan yang terus berubah. Pelanggan ingin perjalanan yang mudah direncanakan, tiket yang praktis dikelola, informasi yang jelas, serta layanan pendukung yang bisa diakses dalam satu aplikasi,” ungkap Anne.

Pendaftaran bulanan pada Maret 2026 menunjukkan lonjakan signifikan dengan jumlah pengguna mencapai 602.826. Selain itu, aplikasi ini telah diunduh sebanyak 39.503.376 kali, menunjukkan antusiasme pengguna yang semakin meningkat.

KAI juga mencatat bahwa pada 31 Mei 2026, terdapat 8.924.134 pengguna aktif bulanan dari total pengguna keseluruhan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.817.467 pengguna termasuk dalam kategori anggota premium.

Pengaruh pada Layanan dan Transaksi

Anne menambahkan bahwa pertumbuhan angka unduhan ini menjadi indikator penting bagi peningkatan kualitas pelayanan. Layanan digital ini saat ini menguasai sekitar 73,44 persen dari keseluruhan transaksi penjualan tiket kereta api.

“Data register, pengguna aktif, anggota premium, dan unduhan menjadi sinyal penting bagi KAI. Semakin banyak pelanggan memilih Access by KAI, semakin besar tanggung jawab kami untuk menjaga aplikasi ini stabil, mudah digunakan, dan relevan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat,” jelasnya.

Aplikasi ini telah berhasil melayani sebanyak 42.952.314 pelanggan sepanjang tahun 2025. Volume penumpang yang dicapai setara dengan 70,71 persen dari seluruh kanal penjualan tiket.

Transaksi layanan kereta api antarkota melalui aplikasi ini tercatat sebanyak 26.483.379 kali, merepresentasikan kontribusi sebesar 72,47 persen dari total transaksi layanan utama kereta api.

Ekosistem digital ini tidak hanya menawarkan kemudahan dalam pemesanan tiket, tetapi juga berbagai fitur pendukung perjalanan yang terintegrasi dalam satu platform. Beberapa layanan unggulan termasuk Connecting Train, Trip Planner, Railfood, Railpoin, e-Porter, hingga Female Seat Map.

Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI, memberikan penjelasan penting terkait masukan pelanggan. Ia menekankan bahwa masukan tersebut dapat disalurkan melalui Contact Center 121 dan media sosial resmi KAI.

“Budaya mendengar adalah proses kerja yang terus berjalan. Selama pelanggan memberikan masukan, KAI akan terus membaca data, memperbaiki layanan, dan memperkuat Access by KAI sebagai ekosistem digital perjalanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” kata Wisnu.

Dengan pencapaian yang menakjubkan ini, PT KAI menunjukkan komitmen mereka dalam meningkatkan layanan dan memenuhi harapan pelanggan melalui inovasi teknologi.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button