Produsen Minyakita Tarik Produk Diduga Bermasalah untuk Mematuhi Standar Keamanan Pangan dan Mencegah Kerugian Ekonomi

Jakarta, Maret.id — Produsen minyak goreng Minyakita, PT Kusuma Mukti Remaja (KMR) yang berlokasi di Karanganyar, Jawa Tengah, telah mengambil langkah menarik kembali produk yang diduga bermasalah. Penarikan ini mengikuti keluhan dari masyarakat terkait minyak goreng yang ditemukan di Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten.
Direktur PT KMR, Joko Mukti Wijaya, mengungkapkan bahwa perusahaan telah melakukan penarikan dan mengganti minyak goreng dengan produk baru. KMR juga telah berkoordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Surakarta, pemerintah daerah, petugas dinas terkait, serta pemerintah desa dalam penanganan isu ini.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog Surakarta mengenai penggantian produk dan melakukan investigasi bersama pemda serta dinas terkait. Kami langsung bergerak begitu mendapat laporan dari warga, Minyakita sudah ditarik dan diganti dengan produk yang baru,” tutur Joko Mukti Wijaya.
Perusahaan juga telah menyiapkan layanan kesehatan bagi warga yang mengalami keluhan setelah menggunakan produk yang terindikasi bermasalah. Pihak perusahaan berkomitmen untuk menanggung biaya layanan kesehatan jika diperlukan.
“Kami tidak ingin mengambil risiko terhadap keselamatan konsumen sehingga seluruh produk yang terindikasi bermasalah segera ditarik dari peredaran sambil menunggu hasil investigasi mengenai penyebab masalah ini,” kata Joko.
Tim KMR telah melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap semua produk yang telah didistribusikan. Setiap laporan yang diterima dari masyarakat akan ditindaklanjuti dengan serius.
“Saat ini, PT KMR bersama Perum BULOG dan instansi terkait masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab keluhan yang muncul. Hasil investigasi ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya,” jelasnya.
PT KMR berkomitmen untuk memberikan informasi secara transparan sesuai dengan hasil pemeriksaan dari pihak berwenang. Mereka menegaskan bahwa laporan yang diterima saat ini spesifik untuk produk yang dilaporkan dari lokasi tertentu.
Perusahaan juga menyatakan bahwa produk Minyakita masih aman untuk dikonsumsi, dan dugaan masalah yang terjadi tidak mencerminkan kualitas seluruh produk yang diproduksi maupun didistribusikan. Joko pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang.
“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Silakan memberikan laporan jika menemukan produk yang diduga tidak sesuai standar kualitas,” tambahnya.
KMR juga meminta warga yang menerima bantuan untuk tidak ragu melaporkan produk yang tidak memenuhi standar kualitas. “Setiap laporan akan segera ditindaklanjuti untuk memastikan bantuan yang diterima benar-benar aman untuk dikonsumsi,” tegas Joko.





