Ekonomi

Stasiun Gambir Layani 2,60 Juta Pelanggan selama Lima Bulan, Tunjukkan Peningkatan Kunjungan dan Pergerakan Ekonomi di Sektor Transportasi

Jakarta, Maret.id — Stasiun Gambir mencatatkan layanan sebanyak 2.603.087 pelanggan kereta api jarak jauh dari Januari hingga Mei 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 11,95 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Dari stasiun yang terletak di Jakarta Pusat ini, tercatat 1.342.160 penumpang berangkat. Sementara jumlah kedatangan pengguna jasa kereta api mencapai 1.260.927 orang.

Vice President Corporate Communication Kereta Api Indonesia (KAI) Anne Purba menjelaskan, “Stasiun Gambir adalah ruang perjalanan yang menyimpan banyak lapisan sejarah,” kata Anne. Pada tahun 2025, total pelanggan yang naik dan turun di stasiun ini mencapai 5.990.911 orang.

Sejarah Stasiun Gambir dimulai pada tahun 1871 sebagai halte sederhana bernama Halte Koningsplein. Halte ini kemudian berkembang menjadi Stasiun Weltevreden yang lebih permanen pada tahun 1884.

Stasiun ini mengalami perubahan desain arsitektur bergaya Art Deco pada tahun 1930-an. Lokasi stasiun juga terhubung dengan sejumlah pusat aktivitas publik.

Pembangunan jalur rel layang dari Manggarai ke Jakarta Kota dimulai akhir tahun 1980-an dan stasiun baru dengan gaya atap joglo resmi dioperasikan pada 5 Juni 1992.

Anne menambahkan bahwa perkembangan Stasiun Gambir kini fokus pada pola layanan bagi pelanggan kereta jarak jauh. “Transformasi Gambir menunjukkan bahwa stasiun menjadi bagian dari cara kota menata mobilitas,” ujar Anne.

Ia juga menekankan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas fasilitas demi kepuasan pengguna jasa. KAI menyiapkan fasilitas ruang tunggu premium dan penginapan transit untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

“Gambir adalah awal perjalanan kerja bagi sebagian orang, dan jalan pulang bagi yang lain,” ujar Anne. KAI terus berupaya agar pengalaman pelanggan di Stasiun Gambir aman, tertib, bersih, dan nyaman.

Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik.

“Gambir telah melewati banyak zaman, tetapi perannya tetap sama yaitu menghubungkan pelanggan dengan tujuan, keluarga, dan harapan,” kata Wisnu. KAI berkomitmen merawat nilai sejarah sekaligus memperkuat layanan di Stasiun Gambir sebagai gerbang perjalanan yang membanggakan untuk Indonesia.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button