DPRD Minta Pemerintah DKI Atasi Banjir dan Macet Tekan Rugi

Jakarta, Maret.id — Pemerintah DKI Jakarta diminta mempercepat penanganan sejumlah persoalan mendasar di Ibu Kota yang hingga kini tak kunjung terselesaikan.
Ilustrasi banjir setinggi 40 cm di Bendungan Hilir Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2026) siang.
Permasalahan tersebut terus berulang, terutama banjir dan kemacetan.
Jelang lima abad Jakarta, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menekankan penyelesaian permasalahan menahun tersebut.
Pernyataan itu disampaikan pada Minggu (28/6/2026).
Menurut Suhud, banjir dan kemacetan masih menjadi pekerjaan rumah serius sehingga penyelesaian harus dilakukan secara terukur dan menjadi prioritas.
“Banjir harus diantisipasi secara serius agar tidak menimbulkan dampak besar bagi masyarakat,” ujar Suhud Alynudin, Ketua DPRD DKI Jakarta.
Ia menilai penanganan banjir tidak dapat dilakukan secara parsial.
“Perlu kesiapsiagaan saat hujan turun, termasuk kolaborasi dengan daerah penyangga, penanganan yang terpadu serta menyeluruh,” ujar Suhud Alynudin, Ketua DPRD DKI Jakarta.
Selain itu, pemerintah DKI perlu memperkuat integrasi transportasi publik untuk mengurai kemacetan dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.
Pemanfaatan teknologi dan pembangunan sumber daya manusia dinilai sangat penting agar transformasi Jakarta sebagai kota global berjalan beriringan dengan kesiapan masyarakat.
“Ketertiban dan partisipasi warga menjadi modal penting bagi Jakarta untuk berkembang sebagai kota global yang tetap menjaga keberlanjutan dan nilai budaya,” ujar Suhud Alynudin, Ketua DPRD DKI Jakarta.





