Ekonomi

Gubernur Andra Soni Ajak HIPMI Banten Jadi Penggerak Utama Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Serang, Maret.id — Gubernur Banten Andra Soni mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banten untuk menjadi penggerak utama kewirausahaan muda dan lokomotif perekonomian daerah. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) HIPMI Banten yang digelar di Serang, dihadiri pengurus HIPMI serta pelaku usaha muda dari berbagai wilayah di provinsi tersebut.

Penguatan organisasi dan kapasitas kader

Agenda Rakerda, Diklatda, dan Forbisda dirancang untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kapasitas kader HIPMI Banten. Andra Soni menekankan harapannya agar HIPMI menjadi “rumah besar” bagi kelahiran wirausaha muda dan berperan sebagai motor penggerak kewirausahaan serta pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Banten, Rifky Hermiansyah, menyatakan HIPMI berfungsi sebagai mitra strategis pemerintah baik di tingkat provinsi maupun daerah. Sementara Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan BPD HIPMI Banten, Faizal Hermiansyah, menjelaskan bahwa setiap bidang pada Badan Pengurus Cabang (BPC) se-kabupaten/kota di Banten memberikan rekomendasi program kerja yang disampaikan kepada pengurus pusat daerah.

Diklatda tahun ini mengangkat tema kearifan lokal sebagai modal peningkatan perekonomian daerah dan ditujukan bagi para pengusaha baru di Banten. Selain itu, rangkaian kegiatan termasuk pelantikan pengurus badan semi otonom (Basnom) HIPMI seperti HIPMI Otomotif, HIPMI Culinary Indonesia, HIPMI Pasar Modal dan IPO, serta HIPMI Womenpreneur.

Kolaborasi bisnis, investasi, dan transformasi digital

Forbisda mempertemukan pengusaha muda dengan investor dan perwakilan pemerintah daerah untuk membahas peluang investasi serta pengembangan sektor hiburan dan ekonomi kreatif. Forum ini menghadirkan narasumber dari sektor bisnis, investasi, dan perbankan, termasuk narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, Yusniar Juliana.

Panitia juga mengumumkan lima besar peserta Business Plan Competition dan menyelenggarakan sesi bertajuk “UMKM Banten Naik Kelas, Indonesia Naik Level”. Seluruh program diarahkan untuk mencetak pengusaha yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital sekaligus memperkuat kolaborasi antara HIPMI dan pemerintah daerah dalam upaya pemulihan dan penguatan ekonomi lokal.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button