Pemprov DKI dan Bank Jakarta Dorong Pendanaan Sanitasi

Jakarta, Maret.id — Pemprov DKI Jakarta bersama Bank Jakarta membangun satu unit Mandi Cuci Kakus (MCK) komunal di Kelurahan Tomang, Jakarta Barat sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility untuk mendukung Deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Jakarta.
Pembangunan fasilitas sanitasi ini merupakan bagian dari kolaborasi Pemprov DKI dengan sejumlah pihak untuk meningkatkan akses sanitasi layak bagi warga perkotaan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan pihaknya terus mendorong pencapaian STBM sebagai salah satu indikator kota sehat guna mendukung cita-cita Jakarta sebagai kota global.
“Semoga seluruh kolaborator senantiasa diberikan kemudahan. Menyongsong Jakarta memasuki usia lima abad, kita harus terus bersinergi dan berkolaborasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan resmi pada Selasa (30/6/2026).
Kelurahan Tomang menambah jumlah wilayah berstatus STBM Komitmen di Jakarta menjadi 194 kelurahan atau 72,65 persen.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainah menyatakan deklarasi STBM adalah langkah penting dalam upaya mewujudkan Jakarta yang sehat dan berdaya saing di tingkat global.
Salah satu syarat memperoleh status STBM adalah sedikitnya 500 kepala keluarga menggunakan fasilitas sanitasi yang memenuhi standar melalui program STBM atau MCK yang layak.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan pembangunan MCK komunal merupakan wujud kepedulian perusahaan untuk mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk.
“Program CSR MCK komunal ini menjadi langkah Bank Jakarta untuk hadir meningkatkan kehidupan dan lingkungan Jakarta yang bermanfaat,” ujar Agus H. Widodo, Direktur Utama Bank Jakarta.
“Melalui program CSR ini, Bank Jakarta percaya kolaborasi antara pemerintah, sektor usaha, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun Jakarta yang modern, sehat, dan berdaya saing,” ujar Agus H. Widodo, Direktur Utama Bank Jakarta.
Agus menambahkan dukungan terhadap program sanitasi masyarakat tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Jakarta untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi warga Ibu Kota.





