Ekonomi

Kementerian PU Tuntas Muara Batang Kuranji Jaga Aset Padang

Jakarta, Maret.id — Kementerian Pekerjaan Umum menuntaskan pengerukan Muara Batang Kuranji di Kota Padang, Sumatra Barat sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir dan pemulihan fungsi sungai pascabencana.

Pengerukan sepanjang kurang lebih 550 meter tersebut kini telah rampung 100 persen.

Pekerjaan dilaksanakan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) V Padang untuk memperlancar aliran air sungai menuju laut serta mengurangi risiko luapan saat debit air meningkat akibat hujan deras.

Selain itu, pengerukan juga dimaksudkan untuk menjaga pintu air agar irigasi masyarakat tetap berfungsi dan untuk mencegah waterback atau aliran balik air saat pasang laut.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menekankan agar penanganan sungai pascabencana dimulai dari bagian muara guna memastikan aliran air berjalan lancar dari hulu menuju hilir serta meminimalkan risiko genangan.

“Perbaikan jalan tentu akan sia-sia jika drainase tersumbat dan muara mengalami pendangkalan yang memicu banjir rob atau genangan saat hujan. Kalau muaranya terbuka lebar dan air mengalir deras, sedimen akan terbuang ke laut sehingga kapasitas aliran tetap terjaga,” ujar Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum.

Kegiatan pengerukan ini digarap secara swakelola menggunakan dana operasi dan pemeliharaan tahun 2026 sebesar Rp2,7 miliar.

Hingga Juni 2026 tercatat dari 38 muara yang terdampak pascabencana di Sumatra sebanyak 7 muara telah selesai dikerjakan dan 4 muara masih dalam penanganan dengan target penyelesaian pada Oktober 2027.

Pemerintah juga telah merumuskan strategi percepatan penanganan muara terdampak, termasuk pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kuala untuk mempercepat pemulihan dan penanggulangan pascabencana di wilayah terdampak, khususnya Sumatra.

Melalui pengerukan muara, kapasitas aliran sungai meningkat sehingga air dapat mengalir lebih lancar menuju laut.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperkuat pengendalian banjir, menjaga fungsi infrastruktur sumber daya air, serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat dari ancaman banjir di Kota Padang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button