Ekonomi

Microsoft PHK 4.800 Karyawan Setelah Luncurkan Lini AI B2B

Jakarta, Maret.id — Microsoft akhirnya melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 4.800 karyawan atau sekitar 2,1 persen dari total tenaga kerjanya secara global.

Memo internal perusahaan menunjukkan divisi Xbox dan divisi penjualan menjadi tim yang paling terdampak dalam gelombang PHK ini.

Dari total PHK tersebut, sekitar 1.600 karyawan dilaporkan berasal dari divisi Xbox.

Executive Vice President sekaligus Chief People Officer Microsoft Amy Coleman menyatakan perubahan itu merupakan respons atas percepatan transformasi industri teknologi.

“Bisnis kami berubah sebab lingkungan kami juga berubah. Cara teknologi dibangun, diterapkan, dan digunakan berubah lebih cepat dibandingkan periode mana pun selama saya bekerja di sini,” ujar Amy Coleman, Executive Vice President dan Chief People Officer Microsoft.

Ia mengatakan kebutuhan pelanggan, model bisnis, dan cara perusahaan bekerja terus bergeser sehingga Microsoft perlu menyesuaikan sumber daya, peran, serta struktur organisasinya.

“Posisi yang dihilangkan hari ini tidak digantikan oleh AI. Namun yang benar adalah AI mengubah cara pekerjaan dilakukan,” ujar Amy Coleman, Executive Vice President dan Chief People Officer Microsoft.

Perusahaan menilai sejumlah tugas yang sebelumnya dikerjakan manusia kini dapat diotomatisasi sehingga mendorong kebutuhan peningkatan keterampilan dan adaptasi bagi karyawan.

PHK ini diumumkan tidak lama setelah Microsoft meluncurkan unit bisnis baru bernama Frontier Company yang berfokus pada penerapan kecerdasan buatan untuk kebutuhan perusahaan.

Inisiatif Frontier Company didukung investasi sebesar 2,5 miliar dolar AS dan menjadi bagian dari strategi Microsoft memperluas pemanfaatan AI di sektor korporasi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button