Ekonomi

Iran Klaim Serang AS di Kuwait

Jakarta, Maret.id — Iran mengklaim telah melancarkan serangan ke fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain sebagai bagian dari gelombang kesepuluh operasi balasan yang disebut Operation Lightning.

Pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran menyebutkan sasaran di Kuwait meliputi sistem radar, pertahanan udara Patriot, serta tangki bahan bakar milik pasukan AS di Pangkalan Udara Ali Al Salem.

Dalam klaim terpisah, Iran menyatakan telah mengerahkan drone untuk menyerang sistem komunikasi dan radar yang digunakan pasukan AS di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain.

Klaim itu menyebut target di Bahrain termasuk radar Super Hawk dan instalasi rudal Patriot.

Sebelumnya Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga mengaku menyerang Pangkalan Udara Ali Al Salem.

IRGC menyatakan serangan tersebut menargetkan radar peringatan dini C-RAM serta titik berkumpul personel militer AS.

Hingga kini belum ada konfirmasi independen maupun tanggapan resmi dari Amerika Serikat, Kuwait, maupun Bahrain terkait klaim yang disampaikan Teheran.

Klaim Iran menambah ketegangan di perairan Teluk yang merupakan jalur penting pelayaran dan pasokan energi global.

Perkembangan klaim dan respons internasional akan terus dipantau mengingat potensi dampak terhadap stabilitas regional dan arus perdagangan energi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button